Jakarta Bebas Minyak Tanah 2010

Jakarta Bebas Minyak Tanah 2010

- detikFinance
Jumat, 12 Mei 2006 14:00 WIB
Jakarta - DKI Jakarta bersih dari penjualan minyak tanah pada tahun 2010. Target bebas minyak tanah ini seiring dengan rencana pengalihan pemakaian kompor minyak tanah ke elpiji.Untuk mencapai target Jakarta bebas minyak tanah, Pertamina akan mengurangi penjualan minyak 9 persen untuk wilayah DKI Jakarta mulai September 2006."Wapres sudah perintahkan untuk kita laksanakan di wilayah DKI dulu, nantinya tabung disubisidi, kompor disubsidi, elpiji disubsidi," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Faisal di Kantor Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (12/5/2006).Tahap awal pengurangan 9 persen minyak tanah di DKI ini, setara dengan 30 ribu kiloliter (kl) per tahun. Pengurangan 30 ribu kl minyak tanah akan diganti dengan 17 ribu ton elpiji per tahun.Saat ini total konsumsi minyak tanah di DKI mencapai 972 ribu kl per tahun."Rencananya akan kita habiskan tahun 2009, sehingga tahun 2010 tidak ada lagi minyak tanah di DKI," tambah Ahmad.Total kebutuhan minyak tanah DKI yang sebesar 972 ribu kl akan digantikan dengan elpiji setara 550 ribu ton per tahun."Ini akan kita lakukan bertahap, sehingga pada akhir tahun 2009 sudah selesai semuanya," katanya.Saat ini, ungkap Ahmad, Pertamina tengah melakukan kerja sama dengan Departemen Perindustrian (Depperin), untuk pembuatan tabung dan kompor elpiji ukuran 3 kilogram (kg) agar bisa dijangkau masyarakat.Sedangkan harga gas untuk elpiji tetap akan dipertahankan Rp 4.250/kg. "Harga elpiji keekonomian itu berkisar antara Rp 6.556 per/kg. Pemerintah yang akan menanggung subsidinya," ujarnya.Pertamina hingga kini masih mengalami kerugian penjualan elpiji Rp 3 triliun per tahun. Kerugian ini nantinya akan diganti oleh subsidi yang diberikan pemerintah dari subsidi minyak tanah. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads