BNI Akan Modali SPBU Pertamina
Sabtu, 13 Mei 2006 10:22 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) akan mengkaji pemberian modal kerja untuk investasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina.BNI dan Pertamina juga akan membahas pengembangan transaksi penjualan SPBU secara kredit.Namun kedua belah pihak belum menentukan berapa besaran injeksi modal pengembangan SPBU yang akan diberikan BNI itu.Sebelumnya, pihak Pertamina mengatakan total investasi untuk pendirian satu SPBU minimal Rp 4 miliar. Dana tersebut diantaranya untuk persediaan alat, pipa dan lahan. Menurut Juru Bicara Pertamina Mochamad Harun, rencana pemberian modal kerja itu merupakan kelanjutan dari kerja sama Host to Host BNI, untuk memberikan kemudahan dan perbaikan layanan kepada pelanggan produk-produk Pertamina.Kerja sama Host to Host telah ditandatangani oleh Dirut Pertamina Ari H Sumarno dan Dirut BNI Sigit Pramono pada 12 Mei 2006. Host to Host bertujuan untuk lebih memudahkan pelanggan Pertamina dalam hal ordering & payment produk-produk Pertamina, melalui pengintegrasian sistem sebelumnya dalam online payment banking system. Sistem sebelumnya dirasakan masih ada kelemahan seperti kesalahan user dalam input data setoran di Bank dan data sales order. "Oleh karena itu Pertamina terus mengupayakan perbaikan kesisteman dengan melakukan integrasi sistem dengan jasa perbankan untuk memperbaiki layanan," ujar Harun dalam penjelasan tertulis, Sabtu (13/5/2006).Aliansi strategis Pertamina dan BNI diharapkan akan meningkatkan kualitas pelayanan penjualan kepada pelanggan melalui internet ordering, ATM ordering dan card payment, ditengah lingkungan bisnis yang sangat kompetitif.
(ir/)











































