Minyak Goreng Mahal, Faisal Basri: Yang Bikin Kisruh Pemerintah!

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Minyak Goreng Mahal, Faisal Basri: Yang Bikin Kisruh Pemerintah!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 19 Feb 2022 14:15 WIB

Hal yang diungkap Faisal Basri sebetulnya sudah diakui sendiri oleh Menteri Perdagangan M Lutfi. Dia mengakui harga minyak goreng meroket gegara kebijakan pemerintah sendiri.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin 31 Januari silam, dia memaparkan penyebab utama minyak goreng naik adalah kenaikan harga komoditas kelapa sawit dunia. Lutfi mengatakan ternyata Indonesia sendiri yang jadi biang kerok kenaikan harga tersebut.

Hal itu terjadi karena sebagai negara produsen kelapa sawit besar, Indonesia meluncurkan B30 alias biodiesel yang merupakan salah satu jenis bahan bakar nabati untuk kendaraan. Langkah itu menurut Lutfi membuat harga kelapa sawit yang jadi bahan baku minyak goreng melompat liar di dunia.

"Harga-harga selama 2017-2020 itu harga minyak goreng itu flat. Yang buat tinggi siapa? Yang membuat tinggi itu adalah Republik Indonesia dengan cara sebagai penghasil kelapa sawit terbesar dunia kita bikin namanya B30, harganya loncat dunia," ungkap Lutfi.

Namun begitu, kenaikan harga sawit ini menurutnya tetap menguntungkan Indonesia. Pasalnya produk kelapa sawit menjadi ekspor terbesar kedua bagi Indonesia setelah batu bara, karena harga naik maka petani sawit ikut mendapatkan keuntungan. Di sisi lain, dengan B30 Indonesia punya alternatif energi.

"Tapi ini tetap adalah policy yang untungkan orang Indonesia. Ekspor CPO kita 2021 itu US$ 32,83 miliar, secara agregat ekonomi bagus sekali," ungkap Lutfi.


(hal/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT