PLN Kembali Defisit Listrik

PLN Kembali Defisit Listrik

- detikFinance
Senin, 15 Mei 2006 16:30 WIB
Jakarta - Lagi-lagi PT PLN (persero) mengalami defisit listrik. Dan untuk kesekian kalinya pula, masyarakat diminta menghemat listrik saat beban puncak guna menghindari adanya pemadaman.PLN memperkirakan pada Senin (15/5/2006) malam akan mengalami defisit listrik sekitar 290 megawatt (MW). Defisit itu terjadi karena pembangkit PLTU Tambak Lorok, Semarang, dan PLTU Grati, Pasuruan, kekurangan pasokan BBM jenis high speed diesel (HSD).Hal tersebut disampaikan juru bicara PLN yang juga General Manager Pusat Pengaturan dan Pengendalian Beban (P3B) Jawa-Bali Muldjo Adji di kantor PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta."Di Tambak Lorok, hanya dua unit yang beroperasi dari enam unit yang tersedia," kata Muldjo.Sedangkan di PLTU Grati, lanjut dia, memang sengaja ada dua unit pembangkit yang dimatikan dan baru akan dipakai nanti malam saat beban puncak pukul 17.00-22.00 WIB. Dua unit pembangkit ini hanya mampu beroperasi maksimal 25 jam. Rincian defisit listrik adalah Jakarta (97 MW), Banten (40 MW), Jabar (53 MW), Jateng (43 MW), Jatim (47 MW) dan Bali (10 MW).Muldjo mengaku sudah menyampaikan masalah kekurangan pasokan BBM kepada Pertamina. Dan berdasarkan informasi yang diperoleh, pasokan BBM untuk PLTU Grati baru akan datang Selasa 16 Mei besok. Dan untuk yang di Tambak lorok, saat ini kapal pembawa BBM masih di Jepara. Selain dua pembangkit listrik itu, Muldjo juga mengkhawatirkan pasokan BBM di PLTGU Muara Tawar. "Kemarin Muara Tawar sempat kehabisan. Sekarang Tambak Lorok. Saya khawatir nanti Muara Tawar kehabisan juga," tandasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads