ADVERTISEMENT

Terungkap! Ternyata Hercules Sudah Kerja 5 Bulan di Pasar Jaya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 22 Feb 2022 12:00 WIB
Hercules saat sidang tahun 2013
Foto: ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan
Jakarta -

Manajemen Perumda Pasar Jaya mengungkap, Rosario de Marshall atau Hercules telah bekerja lima bulan di perusahaan. Pria yang dikenal sebagai 'penguasa' Pasar Tanah Abang itu bekerja sebagai tenaga ahli.

Dalam keterangan perusahaan yang diterima detikcom, Selasa (22/2/2022) dijelaskan, pengangkatan staf ahli telah diatur sesuai dengan mekanisme berlaku. Pengangkatan tenaga ahli dilakukan berdasarkan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, penerimaan tenaga ahli sesuai dengan pertimbangan kebutuhan yang diharapkan perusahaan. Menurutnya, perusahaan membutuhkan tenaga ahli yang memiliki klasifikasi khusus untuk mempercepat program perusahaan.

"Direksi dalam hal ini memiliki kewenangan dalam merekrut tenaga ahli untuk mendukung kegiatan perusahaan yang juga disesuaikan dengan kemampuan perusahaan, ujarnya.

Hal ini menurutnya sesuai juga dengan pengangkatan Rosario Marshall atau Hercules yang menjadi tenaga ahli direksi Perumda Pasar Jaya. Hercules sendiri sudah bekerja selama 5 bulan dari 6 bulan kontrak kerja yang dimiliki, yang mana yang bersangkutan juga sudah mengikuti serangkaian tes kelayakan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI melalui Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) menilai pengangkatan Hercules kewenangan direksi Pasar Jaya.

"Untuk pengangkatan SDM atau pejabat di bawah direksi itu kewenangan direksi, bukan gubernur. Itu yang nunjuk kewenangan direksi. Saya BP BUMD aja nggak ada kewenangan kalau di bawah direksi," ujar Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta Riyadi.

Riyadi belum menerima laporan dari Pasar Jaya terkait pengangkatan Hercules sebagai tenaga ahli. Meski demikian, dia mengatakan, selama dibutuhkan, punya kemampuan dan ada penilaian itu tidak masalah.

"Karena sepanjang itu dibutuhkan, dia punya kemampuan, ada asesmen, ada proses nggak ada masalah. Ya oke dia dulu latar belakangnya begini begitu misalkan. Ya orang sudah berubah apa nggak. Kan gitu. Kan mungkin direksi lihatnya sudah berubah. Kali gitu, kan gitu. sepanjang prosesnya dilalui. Kompetensinya dibutuhkan dan dia nya dianggap mampu. Dan itu bukan kewenangan BP BUMD, apalagi Gubernur," tuturnya.

Simak Video 'Hercules Jadi Tenaga Ahli di BUMD DKI':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT