Pandemi Bikin Bisnis Digital Makin Subur

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 24 Feb 2022 12:30 WIB
Belajar Online
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Adopsi teknologi digital terus meningkat dipicu maraknya pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya menekan angka penularan virus Corona.

Kondisi ini mendorong makin suburnya bisnis baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya adalah platform pendididikan berbasis digital.

Melihat fakta tersebut, potensi bisnis platform pendidikan berbasis digital di Indonesia dinilai masih cukup besar seiring kebutuhan dunia kerja dan pertumbuhan digitalisasi yang sangat pesat.

"Potensi bisnis platform pendidikan berbasis digital di Indonesia dinilai masih cukup besar, termasuk untuk segmen usia pascasekolah," ujar Ade Irma Setya Negara, chief executive officer (CEO) PT Greatedu Global Mahardika (Great Edu), saat ditanya wartawan, Kamis (24/2/2022).

Menurut Irma, di tengah pandemi Covid-19, peluang bisnis platform pendidikan berbasis digital kian terbuka. Implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 mendorong masyarakat menggunakan teknologi berbasis digital. Kebijakan tersebut mencakup pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau bekerja dari rumah (work from home/WFH).

"Di tengah pandemi, kami memutuskan terus jalan kedepan. Peluang kedepan sangat bagus, kompetitor juga banyak, termasuk mereka yang sudah besar," tutur Irma.

Great Edu merupakan platform pendidikan berbasis digital yang berfokus menjadi tempat bertumbuh dalam dunia kerja, bisnis, maupun Pendidikan.

Mengingat konsep yang diusung adalah core value "Quality at Scale", karena itu semua kelas online workshop dan konten video belajar didukung oleh para instruktur terbaik dan profesional. Great Edu akan menjadi tempat bertumbuh dalam dunia kerja, bisnis, maupun pendidikan.

"Karena itu, target kami adalah vokasi anak-anak sekolah menengah kejuruan, freshgradue yang sedang mencari kerja, serta mereka yang sedang ingin meningkatkan skill atau shifting career," jelas Irma.

Dia mengatakan, Great Edu juga menyediakan jasa Personalized Service bagi perusahaan dan lembaga yang ingin melaksanakan pelatihan dan internal training.

"Beberapa lembaga yang pernah menjadi klien Great Edu, antara lain Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kemenko PMK RI, OJK, Migas Hulu Jabar, dan BPH Migas," ujarnya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 140,15 juta orang, naik 1,93 juta orang dibanding Agustus 2020. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2021 sebesar 6,49%, turun 0,58% poin dibandingkan dengan Agustus 2020.

(kil/dna)