Tokopedia Dongkrak Transaksi Kedai Kopi di Medan hingga 350%

Jihaan Khoirunnisa - detikFinance
Jumat, 25 Feb 2022 12:58 WIB
Transaksi Kedai Kopi di Medan Naik 350% Berkat Tokopedia
Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Inisiatif Hyperlocal yang tengah digencarkan Tokopedia membawa dampak positif di berbagai daerah, termasuk di Medan dan wilayah Sumatera Utara lainnya. Hal ini terlihat dari kenaikan transaksi pada sejumlah kategori, seperti Kesehatan, serta Perawatan diri.

"Kategori Makanan dan Minuman, Kesehatan, Rumah Tangga, Otomotif, dan Perawatan Diri menjadi beberapa kategori di Tokopedia dengan peningkatan transaksi paling tinggi di Sumatera Utara pada 2021 dibandingkan dengan 2020," kata Senior Lead Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Ivander Wijaya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/2/2022).

Ivander menjelaskan inisiatif Hyperlocal punya beberapa program turunan yang bertujuan untuk mendekatkan pembeli ke penjual. Di antaranya Kumpulan Toko Pilihan (KTP), Digitalisasi Pasar, Sekolah Kilat Seller, Tokopedia Nyam dan lainnya.

"UMKM lokal di berbagai daerah, seperti Coffeenatics, kini bisa punya kesempatan yang sama untuk terus bangkit dan bertumbuh. Jadi mereka tidak perlu lagi pindah ke Ibukota untuk menjadi juara," papar Ivander.

Co-Founder kafe Coffeenatics Harris Hartanto Tan mengungkapkan dia bersama rekannya, Norita Chai mendirikan kafe yang menghadirkan specialty coffee di Medan pada tahun 2015. Usaha tersebut berangkat dari keinginan memperkenalkan berbagai jenis kopi lokal ke masyarakat. Untuk mendorong penjualan, pihaknya menggencarkan strategi online melalui Tokopedia.

"Tokopedia sangat membantu kami dalam beradaptasi terutama selama awal pandemi. Sepanjang 2021, peningkatan transaksi Coffeenatics mencapai 350% dibandingkan tahun 2020. Jangkauan kami pun semakin luas bahkan bisa sampai Papua," ujar Harris.

Harris mengatakan Coffeenatics secara rutin mengikuti rangkaian program yang dihadirkan Tokopedia, seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB), Kumpulan Toko Pilihan (KTP), #SatuDalamKopi. Selain itu dirinya juga berpartisipasi dalam kegiatan offline yang di-online-kan Tokopedia, seperti Jakarta Coffee Week 2020.

Menurutnya, Coffeenatics terus berupaya mendorong tumbuh kembang petani kopi lokal melalui program adopsi ladang yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Simalungun, Karo hingga Kintamani di Bali. Bahkan, Coffeenatics juga turut mendukung pelestarian habitat primata owa hitam atau siamang melalui penjualan kopi 'Siamang Forest'

"Harapannya kami bisa mendorong para petani kopi lokal menjadi semakin sejahtera agar bisa terus berkembang di negeri sendiri. Kami mengajak lebih banyak masyarakat untuk berani berbisnis, sekaligus menjadi penyedia kopi berkualitas yang dapat mengharumkan nama Indonesia," tutup Harris.

(akd/ang)