Balas Dendam, Rusia Batasi Akses Facebook

Iffa Naila Safira - detikFinance
Sabtu, 26 Feb 2022 22:15 WIB
FILE PHOTO: Silhouettes of laptop users are seen next to a screen projection of Facebook logo in this picture illustration taken March 28, 2018.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo                         GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD
Foto: Reuters
Jakarta -

Regulator media Rusia, Roskomnadzor menyebut Facebook telah 'membatasi' empat media Rusia yaitu saluran TV Zvezda, kantor berita RIA Novosti, Lenta.ru, dan Gazeta.ru. Karena hal itu, Rusia juga akan membatasi akses Facebook di negaranya.

Saat Facebook diminta agensi media untuk menghilangkan pembatasan itu, ternyata Facebook mengabaikan permintaan tersebut. Menurut Roskomnadzor, tindakan pengabaian itu telah melanggar hukum federal yang ada.

Sejak Oktober 2020, dalam catatan yang dimiliki Rusia, Facebook telah melakukan 23 kali melakukan penyensoran media Rusia.

"Tercatat 23 kasus penyensoran media Rusia dan sumber daya internet oleh Facebook sejak Oktober 2020," tulis sebuah pernyataan Roskomnadzor yang dikutip dari CNBC, Sabtu (26/2/2022).

Roskomnadzor juga mengatakan, ia sudah membuat kesepakatan oleh Kantor Kejaksaan Agung dan Kementerian Luar Negeri, untuk mengakui bahwa jejaring sosial Facebook terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan warga negara Rusia.

Mendengar hal itu, Meta VP of Global Affairs Nick Clegg membuat pernyataan di Twitter yang mengatakan bahwa pihak berwenang Rusia telah memerintahkan Facebook untuk menghentikan pengecekan fakta konten di Facebook yang diposting oleh media Rusia.

Namun, Meta sudah menolak dan yang terjadi malah Rusia mengumumkan 'pembatasan' yang dilakukan pihak Facebook kepada Rusia.

Clegg juga mengatakan, bahwa Meta berharap untuk orang-orang Rusia bisa terus membuat suara mereka didengar, membagikan apa yang terjadi melalui Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

(fdl/fdl)