Takut Kena Sanksi, Miliarder Rusia Ramai-ramai Pindahkan Kapal Pesiar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 01 Mar 2022 13:22 WIB
Ilustrasi Kapal Pesiar
Ilustrasi/Foto: (iStock)
Jakarta -

Miliarder Rusia mulai berbondong-bondong memindahkan aset kapal pesiar mewahnya. Mereka hendak menghindari sanksi lebih lanjut atas properti mereka setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Seperti diketahui, negara-negara barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) mulai memberikan sederet sanksi ekonomi kepada Rusia setelah menyerang Ukraina. Kini sanksi-sanksi itu nampaknya akan menyentuh properti para oligarki Rusia.

Dilansir CNBC, Selasa (1/3/2022), data Marine Traffic menunjukkan ada empat kapal pesiar besar milik para pemimpin bisnis Rusia telah bergerak menuju Montenegro dan Maladewa.

Kedua wilayah ini diketahui tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan AS. Jadi, kemungkinan kapal pesiar para miliarder Rusia akan aman dari sanksi negara barat, termasuk penyitaan.

Properti para eksekutif Rusia kemungkinan akan terkena pukulan lagi, karena pemerintahan AS yang dipimpin Joe Biden baru-baru ini mengumumkan pembentukan gugus tugas yang akan membidik aset oligarki Rusia yang menguntungkan.

Di sisi lain, Prancis juga mulai menyusun daftar properti yang dimiliki oleh oligarki Rusia, termasuk mobil dan kapal pesiar. Properti-properti ini dapat disita di bawah sanksi Uni Eropa.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Simak Video: Australia Kirim Rp 717 M untuk Bantu Pertahanan Ukraina

[Gambas:Video 20detik]