Ini Deretan Oleh-oleh Luhut Usai Temui Pangeran Mohammed Bin Salman

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 09 Mar 2022 10:25 WIB
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan baru saja melakukan kunjungan ke Riyadh, Arab Saudi menemui Pangeran Mohammed bin Salman al-Saud (MBS). Kemarin sore dia melaporkan hasil pertemuannya itu ke Presiden Joko Widodo.

Luhut mengatakan ada beberapa proyek yang ingin dikerjasamakan pihak Arab Saudi dengan Indonesia. Mulai dari proyek ibu kota negara (IKN) baru hingga suplai minyak bumi untuk kilang petrokimia.

"Ada beberapa proyek yang ingin dikerjasamakan, termasuk ibu kota. Termasuk juga suplai crude oil ke Indonesia untuk petrochemical kita, sebanyak kira-kira 1,4 juta barel per hari," ungkap Luhut dalam konferensi pers virtual usai melakukan laporan ke Jokowi, dikutip Rabu (9/3/2022).

Pihak Arab Saudi juga ingin melakukan kerja sama dan investasi pada rehabilitasi hutan bakau atau mangrove dan juga rehabilitasi batu karang di laut Indonesia.

Luhut juga menyebutkan Arab Saudi akan masuk ke dalam investasi proyek chip semikonduktor. "Dia juga mau masuk di dalam semiconductor investasi di sini," katanya.

Lembaga investasi Arab Saudi, Public Investment Fund atau PIF pun disebut Luhut bakal menyuntikkan investasi ke dalam lembaga SWF Indonesia Investment Authority (INA).

"Mereka juga mau masuk ke SWF kita, PIF milik mereka akan masuk ke INA dalam berbagai macam proyek," papar Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menyatakan Presiden Joko Widodo telah memintanya untuk membentuk task force atau satuan tugas untuk mempercepat realisasi investasi Kerajaan Saudi di Indonesia. Satgas itu akan dikomandoi olehnya dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Satgas mulai hari ini akan memulai pekerjaan untuk memetakan potensi investasi yang ingin dimasuki pihak Saudi. Nantinya, Satgas akan kembali ke Riyadh untuk melanjutkan perundingan investasi. Baru kemudian, pihak Saudi akan berkunjung untuk pembicaraan teknis.

Bila semua sudah sepakat dia bilang Pangeran MBS sendiri yang akan menandatangani semua perjanjian kerja sama. Pangeran akan menyambangi Indonesia targetnya sebelum gelaran KTT G20 dilakukan akhir tahun nanti.

"Sebelum G20, Crown Prince akan datang dan berharap untuk menandatangani semua item proyek dengan pemerintah Indonesia," ujar Luhut.

Meski sudah bicara panjang soal potensi investasi yang akan masuk dari Arab Saudi, Luhut tidak membeberkan berapa angka potensial investasi yang bakal masuk.

(hal/zlf)