10 Fakta Perjalanan 1 Dekade Traveloka

Iffa Naila Safira - detikFinance
Sabtu, 12 Mar 2022 15:10 WIB
Ilustrasi traveloka, logo traveloka, traveloka paylater, traveloka
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Traveloka merupakan platform penyedia layanan pemesanan tiket dan hotel. Traveloka kini telah menjadi lifestyle superapp yang memberikan solusi perjalanan dan gaya hidup tidak hanya bagi konsumen di Indonesia, namun juga konsumen di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Lalu, keunikan apa saja yang mendukung perjalanan Traveloka sejak awal hingga sekarang? Berikut 10 fakta unik transformasi Traveloka:

1. Ide awal berdirinya Traveloka

Traveloka didirikan pada 29 Februari 2012 oleh Ferry Unardi (CEO & Co-Founder), dan Albert (Co-Founder). Berawal dari pengalaman Ferry Unardi yang mengalami kesulitan dalam memesan tiket pesawat saat merantau di Amerika untuk pulang ke tanah kelahirannya di Padang, Sumatera Barat. Kesulitan tersebut, kemudian dijadikan peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kendala serupa.

Bersama dua temannya, Ferry Unardi menyewa sebuah apartemen di Jakarta untuk memulai usaha. Menggunakan tiga laptop sebagai modal utama, para founders memulai perjalanan Traveloka sebagai metasearch engine untuk pembanding harga tiket pesawat.

2. Di Balik Logo Traveloka

Pengguna Traveloka pasti mengenal logo perusahaan yang identik dengan gambar burung dilengkapi warna putih dan biru. Burung yang bernama Godwit ini menjadi inspirasi bagi Traveloka karena memiliki kemampuan untuk terbang sejauh ribuan kilometer tanpa berhenti sama sekali. Hal ini dilakukan karena mereka suka berpetualang atau bermigrasi keliling dunia. Karakter ini sesuai dengan visi Traveloka untuk terus "terbang" jauh ke seluruh dunia sehingga dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dimanapun mereka berada.

3. Traveloka bermula dari 8 orang

Pada awal berdiri, Traveloka hanya beranggotakan delapan orang yang terbagi ke dalam beberapa divisi, seperti keuangan, operasional, pemasaran, dan lainnya. Kini, Traveloka memiliki lebih dari 2.000 pegawai dari Asia Tenggara, dan kawasan lainnya seperti Eropa dan Amerika.

4. Traveloka di tengah situasi pandemi

Berbagai inisiatif dan inovasi yang kami lakukan selama pandemi lakukan mencakup beragam produk dan fitur, seperti Traveloka Eats Delivery, Traveloka Clean Partners, Traveloka LIVEStyle, Traveloka PayLater, Gold, hingga menggelar Tes COVID-19 bersama para mitra.

5. Jadi perusahaan startup teknologi di RI pertama yang menawarkan produk dan layanannya ke luar Indonesia

Berangkat dari pencapaian dan pengalaman di tanah air, sejak tahun 2015, Traveloka menjadi perusahaan startup teknologi tanah air pertama yang mengembangkan bisnis di luar negara asalnya ke wilayah Asia Tenggara, seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Pada 2017 lalu, Traveloka menyandang gelar perusahaan Unicorn. Menjadikan Traveloka sebagai technology startup pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang berhasil meraih gelar tersebut.