RI Sambut Baik Kenaikan Rating
Jumat, 19 Mei 2006 13:54 WIB
Jakarta - Pemerintah menyambut baik kenaikan rating oleh lembaga pemeringkat Moody's. Dengan naiknya peringkat, diharapkan dana yang dikeluarkan pemerintah untuk menerbitkan surat utang negara maupun obligasi internasional bisa lebih murah. "Implikasinya ya jelas dong, cost of fund kita akan turun. Itu harapan kita. Jadi kalau kita menerbitkan global bond pada tahun 2007, cost of fund-nya bisa lebih rendah," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P. Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (19/5/2006).Naiknya peringkat Indonesia juga diharapkan akan menarik investor baik dalam maupun luar negeri untuk menyalurkan modalnya di pasar modal Indonesia. Moody's telah menaikkan peringkat Indonesia setelah menilai ada perbaikan yang substansial dan kuat dalam hal keuangan pemerintah. Seluruh outlook untuk peringkat tersebut adalah 'stabil'.Sementara Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono berharap kenaikan peringkat ini bisa membantu penguatan rupiah. Lembaga pemeringkat lainnya yakni Standard and Poor's (S&P) dan Fitch pun diharapkan mengikuti jejak Moody's. "Karena kondisi makronya sama, mudah-mudahan yang lain menyusul," ujar Hartadi usai Salat Jumat di Gedung BI.
(qom/)











































