IMF: Belanja Pemerintah Harus Ditingkatkan
Jumat, 19 Mei 2006 21:45 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional/ International Monetary Fund (IMF) meminta pemerintah Indonesia untuk meningkatkan belanja pemerintah serta melakukan reformasi struktural guna memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia."Rekomendasi kami adalah agar pemerintah meningkatkan belanja pemerintah dalam jangka pendek," kata Assistant Director Departement Asia Pasific untuk IMF, Milan Zavadjil, seusai bertemu Menko Perekonomian di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat(19/5/2006).Milan menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia berjalan sedikit lambat saat ini, walaupun ekonomi makronya menunjukkan perkembangan yang positif.Itu terlihat dari menurunnya angka inflasi, meningkatnya cadangan devisa yang mencapai US$ 43 miliar, serta tingginya indeks saham di pasar modal, meskipun peningkatan tersebut lebih dikarenakan faktor global.Pemerintah sendiri, guna memacu pertumbuhannya akan meningkatkan defisit fiskalnya menjadi 1,3% PDB dari target sebesar 0,7 persen. Pada kuartal pertama tahun 2006 pertumbuhan ekonomi Indonesia agak sedikit melambat yakni hanya sebesar 4,6 persen.Selama tahun 2006 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksikan oleh IMF hanya sebesar 5,2 persen. Ini lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar 6,2 persen.
(bal/)











































