Simak! 3 Bisnis Cuan Era VUCA Ala Sandiaga Uno

Brillyan Vandy Yansa - detikFinance
Jumat, 18 Mar 2022 17:31 WIB
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menilai, saat ini adalah waktu yang tepat untuk bangkit berusaha dan berinvestasi.

Ada empat hal yang melatarbelakangi teori Sandi, yaitu volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity. Volality merujuk pada mood pasar yang sedang mencari bibit-bibit pengembangan usaha baru. Hal ini juga dipengaruhi oleh tindakan pasar investasi yang cenderung menunggu pemerintah dalam menyikapi berbagai kondisi negara, khususnya di masa pandemi (uncertainty).

Sementara itu kompleksitas serta ambiguitas yang dimaksud mengarah pada berbagai kebijakan pemerintah yang saling berkaitan. Akibatnya, para investor belum dapat menentukan pilihan usaha yang akan dikembangkan.

"Ada tiga model usaha fundamental yang bisa digarap menyusul kondisi saat ini. Pertama soal digitalisasi baik cyber security, fintech, dan digital payment. Kedua adalah bisnis kesehatan, dan yang ketiga adalah sustainability atau hal-hal yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan," ungkap Sandiaga dalam program d'Mentor, Kamis (17/02/2022).

Dalam bidang Kesehatan misalnya. Sandi menyebutkan, akan ada pergeseran dari orang-orang yang ingin sembuh dari penyakit menuju ke aspek keinginan untuk menjaga Kesehatan. Maka, perlu adanya gebrakan usaha yang dapat memfasilitasi hal tersebut. Ia mencontohkan, usaha di bidang Kesehatan bukan lagi soal obat-obatan melainkan perlengkapan olahraga.

Selain harus jeli dan kreatif dalam mengembangkan usaha, masyarakat perlu menahan diri dalam menghadapi berbagai rayuan investasi.


"Sukses itu tidak instan. Sukses itu identik dengan kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas. Untuk investasi, ada satu pedoman yang bisa dipegang, if it's too good to be true, it's too good to be true," tutur Sandi.

Tom Liwafa, pengusaha muda asal Surabaya mengamini ungkapan itu. Baginya, pada masa transisi dari pandemi menuju endemi ini, masyarakat perlu lepas dari berbagai flexing investasi di media sosial dan tidak perlu silau apalagi FOMO (Fear of Missing Out) terhadap tren investasi jalur cepat.

"Perspektif untuk memperoleh uang cepat ini harus dikoreksi dan diluruskan. Seperti yang pak Jokowi bilang, jika memang kita ingin masuk ke investasi seperti itu, kita perlu pastikan bahwa sudah ada legalisasi dari OJK atau Bappebti," ungkap Tom.

Tom menekankan, para pengusaha perlu adaptif dengan situasi yang terjadi. Status pandemi yang mulai melandai namun belum dinyatakan sebagai endemi adalah tantangan bagi para pengusaha untuk berstrategi dalam mengembangkan bisnisnya.

Senada dengan hal itu, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa inovasi merupakan kunci keberhasilan di sektor bisnis dan investasi. Selain itu, kejelian dalam menentukan waktu membidik bidang usaha juga perlu ditingkatkan.

"Kalau sekarang orang masih takut, saatnya kita masuk (usaha). Tapi kalau semua orang sudah masuk, itu saatnya bagi kita untuk berjaga-jaga dan waspada. Jadi para pelaku UMKM, perbaiki kualitas layanan digital, tingkatkan SDM, riset, perkuat inovasi terutama konten. Content is king dan packaging is queen. Jadi kalau digabung, king and queen is kingdom," pungkasnya.

Saksikan Juga d'Mentor Sebelumnya

[Gambas:Video 20detik]




(vys/vys)