Ada Politeknik Ben Mboi, Trenggono Yakin Hasil Perikanan di Belu Naik

Nada Zeitalini Arani - detikFinance
Kamis, 24 Mar 2022 23:02 WIB
Trenggono Larang Ekspor Benur, Akademisi: Ini Jalan yang Benar
Foto: Dok. KKP
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono optimistis terjadi pertumbuhan produktivitas hasil perikanan di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Optimisme ini menyusul diresmikannya Politeknik 'Ben Mboi' Universitas Pertahanan RI dengan sejumlah program studi yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

Politeknik Ben Mboi Universitas Pertahanan RI diresmikan hari ini oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dari 7 program studi 4 di antaranya berkaitan dengan kelautan dan perikanan, yakni Prodi Perikanan Tangkap, Prodi Pengolahan Hasil Laut/Perikanan, Prodi Permesinan Kapal, hingga Prodi Budidaya Ikan.

"Saya sangat mengapresiasi didirikannya kampus Politeknik Pertahanan di Atambua yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor-Leste. Terlebih program studi yang ditawarkan berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan," ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3/2022).

Keberadaan Politeknik Ben Mboi diyakininya akan mendongkrak produktivitas sektor kelautan dan perikanan. Melahirkan lulusan yang siap kerja dan siap menjadi pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan.

"Saya optimistis dari kampus ini lahir generasi penerus bangsa yang siap kerja bahkan mampu menciptakan usahanya sendiri, khususnya di bidang kelautan dan perikanan. Mari kita doakan bersama untuk Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belu, produksi perikanan tangkap pada tahun 2021 mencapai 1.620,83 ton dengan produk unggulan ikan ekor kuning, ikan terbang, ikan tembang, dan ikan julung-julung. Sedangkan, untuk produksi perikanan budidaya mencapai 75,8 ton dengan produk unggulan ikan bandeng dan ikan lele.

(prf/hns)