Bayar Internet dan Listrik Sendiri Saat WFH, Karyawan Gugat Amazon

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 28 Mar 2022 11:38 WIB
SANTA MONICA, CA - SEPTEMBER 6:  The Amazon logo is projected onto a screen at a press conference on September 6, 2012 in Santa Monica, California.  Amazon unveiled the Kindle Paperwhite and the Kindle Fire HD in 7 and 8.9-inch sizes. (Photo by David McNew/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Amazon digugat oleh karyawannya sendiri atas tuduhan tidak membayar biaya bekerja dari rumah (work from home/WFH) selama pandemi COVID-19. Masalah itu disebut melanggar undang-undang negara bagian California yang mewajibkan perusahaan membiayai keperluan bekerja.

Mengutip dari Asia One, Senin (28/3/2022) karyawan yang menuntut Amazon bernama David Williams. Dalam gugatanya, selama WFH dia dan pekerja lainnya menggunakan handphone pribadi, internet rumah sendiri dan listrik biaya sendiri.

Kasus tersebut dipindahkan ke pengadilan federal California pada Kamis (24/3). Perpindahan itu setelah Williams menambahkan klaim class action atau nama pekerja yang seharusnya juga bekerja dari rumah selama pandemi.

Klaim class-action disebut dapat membawa gugatan kepada Amazon ini jauh lebih tinggi lagi. Dalam kasus ini tertulis nomor kasus yakni Williams v. Amazon.com Services LLC, Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California, No. 5:22-cv-01892.

Atas gugatan itu, hingga saat ini belum ada keterangan atau tanggapan dari Amazon.

Tidak hanya Amazon, lebih dari 20 perusahaan termasuk IBM Corp dan Oracle Corp juga digugat dengan kasus yang sama. Beberapa kasus telah diselesaikan, dengan pimpinan perusahaan setuju untuk memberikan gaji pekerja yang WFH hingga US$ 83 per bulan.

Perusahaan Fox Broadcasting Co juga digugat. Karena diduga tidak mengganti biaya 1.000 karyawannya yang selama WF menggunakan fasilitas bekerja pribadi dan telepon pribadi.

Fox belum menanggapi klaim tersebut. Sementara Oracle dan IBM telah membantah melakukan kesalahan.



Simak Video "Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Brasil Kerahkan Militer"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)