Sebelum Ekspor ke Mesir Pastikan Supply Stabil

detikTV - detikFinance
Senin, 11 Apr 2022 20:11 WIB
Jakarta -

Suplai barang yang stabil menjadi salah satu syarat untuk bisa masuk pasar ekspor di Mesir. Lantaran produk UMKM dan komoditas asal Indonesia paling banyak diserap khususnya di gerbang perdagangan wilayah Afrika dan Timur Tengah.

"Harus ada dulu kuantiti memenuhi quota atau persyaratan itu pertama, jangan kita promosi barang ini ternyata sulit di dapat," ujar Pelaku UMKM & Komoditas Ekspor Mesir, Nanang Shofinal Johan dalam acara d'Mentor deticom, Kamis (7/4/2021)

Nanang menceritakan pengalaman ketika ekspor tepung ketan. Mana kala sudah mendapat perhatian dari Pasar Mesir, dirinya kesulitan untuk mendapat barang.

"Contoh saya kontainer terakhir, waktu belanja tepung ketan untuk geser tepung ketan dari Thailand. Ternyata tidak ada, sudah kontak tepung ketan rose brand kurang, jadi terpaksa saya hanya dapat dari 300 karton saya pesan, saya hanya dapat 60 karton. Itu di antara kendalanya. Kemudian Harus sesuaikan rasa kalau makanan, Indomie itu harus rasa Mesir, bukan rasa Indonesia yang di Filipina juga rasa Filipina,"

Sementara Wakil Duta Besar Indonesia untuk Mesir, M Aji Surya mengungkapkan untuk soal ekspor hubungan Mesir dan Indonesia sangat baik, hal ini jadi nilai positif dalam kerjasama. Karena itu pentingnya ada pembinaan UMKM dari hulu.

"Saya melihat yang nama UMKM itu, seperti kata pak Nanang tadi ini berkaitan dengan suintabilty kurang bisa di maintance kemudian mereka itu ini termasuk pemain baru sehingga ragu-ragu," tutup Aji.

Saksikan video d'Mentor selengkapnya: UMKM Tembus Pasar Mesir

[Gambas:Video 20detik]



(ed/vys)