Arahan Pemerintah: Halalbihalal Lebaran Boleh, Tapi.....

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2022 12:29 WIB
Ilustrasi kumpul keluarga Lebaran
Ilustrasi lebaran/Foto: Getty Images/ibnjaafar
Jakarta -

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan selama masa mudik lebaran. Acara halalbihalal tetap diperbolehkan dengan beberapa syarat.

Diperkirakan pada tahun ini puluhan juta orang akan melakukan mudik. Juru bicara Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Alia Karenina mengatakan, pemerintah tetap perlu melakukan antisipasi pencegahan penyebaran virus COVID-19.

"Pemerintah memahami antusiasme masyarakat dalam melakukan aktifitas Mudik Lebaran, dan juga kegiatan berkumpul bersama dengan kerabat dan sanak saudara dalam acara Halal Bihalal pada Idul Fitri tahun ini. Namun demikian, Pemerintah perlu melakukan antisipasi dalam rangka pengendalian pandemi," ujar Alia dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).

Alia menambahkan, pemerintah memperbolehkan acara halalbihalal diadakan, namun dengan beberapa catatan terutama untuk menjaga protokol kesehatan. Pasalnya, potensi penularan bisa saja terjadi saat acara makan bersama.

"Acara halalbihalal tetap diselenggarakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan, dengan mengedepankan upaya-upaya untuk pencegahan dan pengendalian pandemi," ujarnya.

Oleh sebab itu, Alia mengatakan, bila jumlah orang yang datang di acara halalbihalal melebihi 100 orang, hidangan makan bersama tidak disediakan dengan cara prasamanan, melainkan dengan dibungkus atau dibawa pulang.

"Untuk kegiatan halalbihalal dengan jumlah di atas 100 orang, tidak ada hidangan makanan/ minuman yang disajikan di tempat (secara prasmanan), kalau ada makanan/ minuman agar dikemas dalam kemasan, dan makanan/ minuman bisa dibawa pulang, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat, yang pengaturannya dilakukan lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah," ujarnya.



Simak Video "Halalbihalal saat Lebaran Boleh, Tapi Diimbau Tak Ada Makan-Minum"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)