Banyak Anak Muda RI Belum Melek Ekonomi Digital, Ini Masalahnya

ADVERTISEMENT

Banyak Anak Muda RI Belum Melek Ekonomi Digital, Ini Masalahnya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 04:00 WIB
Tuyul Online
Foto: Ekonomi Digital (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Layanan keuangan dan keuangan digital tumbuh pesat di tengah pandemi COVID-19. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum menikmati manfaat ekonomi digital.

Banyak masyarakat, khususnya di negara berkembang masih mengandalkan uang tunai. Mereka belum tentu mengenal adanya keuangan digital.

Hal ini menjadi pembahasan utama dalam forum pertemuan Y20 Indonesia. Forum ini menyoroti kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran keuangan digital di kalangan generasi muda.

Co-Chair Y20 Indonesia 2022 Budy Sugandi mengatakan, kemajuan teknologi digital sudah seharusnya menghadirkan kesempatan bagi anak muda untuk memperbaiki nasibnya.

"Kemajuan teknologi digital berdampak pada generasi muda. Tetapi sejumlah kerangka kerja publik masih ambigu. Intervensi pemerintah khususnya di negara G20 perlu menjadi contoh," ungkap Budy dalam keterangannya, Minggu (24/4/2022).

Salah satunya, Budy menyoroti adanya kendala pemerataan akses internet di Indonesia. Survei Y20 Indonesia dan Cint menunjukkan 61% anak muda di negara-negara G20 kesulitan mengakses internet, termasuk koneksi yang tidak stabil dan lambat.

Belum lagi harus ada tantangan literasi keuangan digital termasuk di kalangan anak muda sendiri. Harus ada literasi yang masif di tengah anak muda soal ekonomi digital.

"Suara anak muda adalah suara masa kini dan masa depan. Apa yang kita hasilkan hari ini dan esok tidak hanya mewakilkan suara anak muda di Indonesia atau di negara G20, tetapi anak muda di seluruh dunia," tambah Budy.

Menteri BUMN Erick Thohir mengajak anak muda untuk memainkan peran aktif sebagai agen perubahan di tengah disrupsi digital. Menurutnya, pemerintah telah melakukan sejumlah upaya untuk mendorong transformasi digital lewat pembangunan konektivitas WiFi di desa.

"Partisipasi pemuda dalam pembangunan bangsa sangatlah penting. Maka dari itu saya sangat mengapresiasi forum Y20 ini untuk merumuskan ide terbaik bagi pembangunan indonesia dan dunia," papar Erick.

(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT