Apa Beda Bangkrut dan Pailit? Ini Pengertian dan Perbedaannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 15:05 WIB
Real Estate concept, judge gavel / lawyer in auction with house model
Foto: Getty Images/iStockphoto/Chalirmpoj Pimpisarn
Jakarta -

Seringkali kita menemui istilah bangkrut dan pailit. Namun masih banyak di antara kita yang menyamaartikan kedua istilah tersebut. Padahal bangkrut dan pailit memiliki pengertian yang berbeda, terutama dalam dunia bisnis.

Lantas apa yang dimaksud dengan bangkrut dan pailit? Apa perbedaan diantara kedua istilah tersebut. Melansir dari situs accurate, berikut penjelasannya

Pengertian Bangkrut

Bila dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, bangkrut bisa didefinisikan sebagai kondisi perusahaan, toko, atau bisnis yang menderita kerugian besar sehingga harus jatuh atau gulung tikar.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebuah perusahaan, toko, atau bisnis dinyatakan bangkrut bila menderita kerugian. Atau dengan kata lain, kerugian merupakan faktor utama yang menyebabkan suatu perusahaan dapat menjadi bangkrut.

Sementara definisi kerugian sendiri bisa diartikan sebagai kondisi arus keuangan yang tidak sehat.

Beberapa indikator yang menjadi dasar memutuskan kondisi bangkrut suatu perusahaan ada dua: indikator operasional dan manajerial. Sementara menurut Mahkamah Konstitusi, penyebab kebangkrutan bisa ditandai dengan terjadinya miss management dan faktor eksternal di luar kewenangan pemilik usaha.

Pengertian Pailit

Bila dilihat dari asal katanya, Pailit berasal dari bahasa Perancis, Failite. Pailit atau Failite ini diartikan sebagai bentuk kemacetan dalam kegiatan pembayaran utang yang dialami oleh pengusaha atau perusahaan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa keadaan pailit ini disebabkan karena pengusaha atau perusahaan gagal membayar utang yang dimilikinya.

Sama seperti bangkrut, keadaan Pailit ini juga diputuskan oleh pengadilan niaga setempat. Sehingga bila dijelaskan lebih mudah, penyebab suatu perusahaan mengalami kondisi pailit adalah karena utang yang dimilikinya tidak bisa terbayar.

Menurut undang-undang, perusahaan akan mendapatkan status pailit apabila memiliki 2 atau lebih utang atau tidak membayar lunas yang telah jatuh tempo. Jadi bila dilihat dari definisi tersebut, perusahaan yang kondisi keuangannya sehat masih tetap dapat mengalami status pailit.

Selain itu kondisi status pailit ini juga bisa diminta oleh perusahaan itu sendiri.

Perbedaan Bangkrut dan Pailit

Bila dilihat dari pengertian keduanya di atas, sebetulnya dapat disimpulkan bahwa yang menjadi perbedaan pada bangkrut dan pailit dapat dilihat dari sumber penyebabnya.

Perusahaan yang mengalami kondisi bangkrut disebabkan karena kondisi keuangannya yang tidak sehat. Yang dimaksud dengan kondisi keuangan tidak sehat ini adalah laba yang diperoleh tidak bisa menutup kerugian yang diderita.

Sementara perusahaan dinyatakan pailit disebabkan karena perusahaan tersebut tidak bisa membayar utang-utangnya. Sehingga perusahaan yang memiliki keuangan sehat tetap bisa dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga bila mana mereka tidak sanggup membayar utang-utang yang dimilikinya.

Satu-satunya yang menjadi persamaan di antara keduanya adalah hanya pengadilan yang berhak memutuskan apakah suatu perusahaan mengalami pailit atau bangkrut.

Sebagai contoh, beberapa perusahaan yang dinyatakan pailit oleh pengadilan antara lain Nyonya Meneer, Peti Kemas Multicon, dan lain-lain. Sementara perusahaan yang dinyatakan bangkrut antara lain Adam Air, Panasonic Indonesia, Toshiba Indonesia, dan lain-lain.

Dalam kondisi bangkrut, sebuah perusahaan tetap dapat menjalankan operasional perusahaannya di bawah pengawasan pengadilan. Perusahaan juga mendapatkan jaminan perlindungan dari pengadilan hingga kondisi keuangannya menjadi lebih baik.

Sementara ketika perusahaan mengalami pailit, perusahaan harus membayar hutangnya dengan berbagai cara, termasuk dengan membagikan hartanya kepada para kreditur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Jadi gimana detikers? sudah lebih paham kan perbedaan antara bangkrut dengan pailit.

(fdl/fdl)