Elon Musk Kuasai Twitter, Donald Trump Bisa Balik Ngetweet Lagi?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 26 Apr 2022 09:36 WIB
Donald Trump kini dijerat kasus pajak usai lolos dari pemakzulan, bagaimana perkembangan penyelidikannya?
Foto: BBC World
Jakarta -

Bos Tesla Elon Musk sudah dipastikan akan membeli Twitter sekitar Rp 600 triliun. Dari kabar yang menghebohkan itu terselip pertanyaan tentang nasib akun Donald Trump.

Dikutip dari CNN disebutkan CEO Twitter Parag Agrawal mendapatkan pertanyaan terkait Donald Trump apakah bisa kembali ke platform tersebut setelah transaksi besar itu terjadi. Sekadar informasi, Trump dibanned dari Twitter sejak danya serangan 6 Januari di Capitol.

Agrawal tidak menjawab secara jelas, dia hanya menjelaskan setelah kesepakatan dengan Elon Musk selesai, maka seluruh staf Twitter akan tahu ke mana arah platform di bawah kendali Musk.

Dia juga mengharapkan bisa berbicara lebih banyak dengan Musk untuk membahas prinsip-prinsip yang dianut Twitter. Agrawal optimis dengan masa depan perusahaan.

Sebelumnya kubu konservatif meminta Elon Musk untuk mengaktifkan kembali akun Donald Trump. Namun Musk belum menanggapi dan memberi komentar untuk pernyataan tersebut. Elon Musk memang menjadi pendukung bebas berbicara di Twitter.

Elon Musk resmi mendapatkan persetujuan pembelian Twitter senilai US$ 44 miliar atau setara dengan Rp 629,2 triliun (asumsi kurs Rp 14.300).

Dikutip dari CNN disebutkan kesepakatan ini mengakhiri kabar yang beredar terkait Tesla dan Elon Musk akan menjadi pemegang saham terbesar di Twitter.

Pekan lalu, Elon Musk memang menyebutkan telah menyiapkan pendanaan sebesar US$ 46,5 miliar untuk akuisisi Twitter. Manajemen Twitter telah menggelar pertemuan untuk mempertimbangkan penawaran tersebut.

Simak Video 'Resmi Beli Twitter, Elon Musk Ingin Ciptakan 'Free Speech':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/das)