THR Cair, Bayar Dulu Bos Sebelum Foya-foya!

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 26 Apr 2022 15:06 WIB
Ilustrasi THR Lebaran 2022
Foto: Dok.Detikcom
Jakarta -

Seperti masyarakat pada umumnya, jika mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pasti digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Misalnya baju lebaran atau beberapa barang lainnya untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Lantas, bagaimana jika seseorang memiliki utang yang seharusnya dibayar?

Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari mengatakan secara teori seharusnya utang lebih diutamakan daripada foya-foya.

"Secara teori utang dulu yang harus dibayar (daripada foya-foya)," katanya kepada detikcom, Selasa (26/4/2022).



Dia menyadari memang dalam pelaksanaannya pasti sulit karena menjelang lebaran ada hasrat untuk membeli berbagai keperluan. Jadi dia menyarankan untuk membagi besaran THR tetap lebih besar utang, sisanya baru untuk keperluan.

"Supaya kita tetap senang bisa lebih hemat, kemudian bayar utang bisa melunasi sebagian, agar ke depan lebih ringan utangnya. Apa kalau utangya pinjol bunga besar sekali harusnya ini jadi kesempatan untuk membayar," ungkapnya.

Kemudian, Perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho juga mengatakan hal yang sama, membayar utang lebih diutamakan. Dia menjelaskan, sudut pandang perencanaan keuangan, dengan kita melunasi hutang maka kita akan dinilai sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.

"Tentunya harga kepercayaan tersebut tidak sebanding dengan sekedar baju baru atau kue lebaran," ujarnya.

Ia menyarankan THR yang didapat bisa dibagi persentasenya untuk bayar utang dan keperluan lebaran. Dia menegaskan agar besaran bayar utang harus lebih besar.

"Bila hutangnya sedemikian besar sehingga sebenarnya bila seluruh THR tidak mampu untuk membuatnya jadi lunas, maka bisa di bagi penggunaannya semisal 70% untuk bayar hutang, dan selebihnya untuk beli keperluan lebaran," tutupnya.

(dna/dna)