ADVERTISEMENT

Hari Terakhir! Penukaran Uang di Pasar Pramuka Ramai Diserbu Warga

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 28 Apr 2022 12:26 WIB
Penukaran Uang di Pasar Pramuka Diserbu Warga
Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta -

Hari ini merupakan waktu terakhir untuk masyarakat yang ingin menukarkan uang receh pecahan baru untuk hari raya Idul Fitri.

Memang uang baru ini sering dibagi-bagikan oleh sanak keluarga di hari raya. Penukaran sebenarnya sudah bisa dilakukan sejak 4 April 2022 lalu baik di bank sampai kas keliling yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI).

Penukaran uang di Pasar Pramuka ramai diserbu warga. Ada yang sudah mendaftar melalui aplikasi Pintar dan ada juga warga yang menukar langsung di tempat.

Misalnya Siti (55) yang tinggal di Cakung rela antre agar bisa mendapatkan uang pecahan baru. "Saya sebelumnya sudah coba di bank BRI dari 2 minggu lalu, walaupun saya nasabah saya nggak kebagian. Jadi pas saya ke sini (Pasar Pramuka) buat beli tongkat ada mobil penukaran, langsung saja saya tukar," kata dia saat ditemui detikcom, Kamis (28/4/2022).

Dia mengungkapkan dirinya menukar pecahan Rp 10.000, Rp 5.000 dan Rp 2.000 untuk dibagikan ke cucu dan anak-anak kecil yang ada di sekitar rumahnya.

Tak cuma Siti, Deni (30) juga rela antre untuk menukarkan uang receh ini. Dia sebelumnya sudah mencoba aplikasi Pintar namun jadwal dan kuota terus-terusan penuh. Hingga akhirnya dia mendengar informasi jika ada penukaran di Pasar Pramuka ini.

"Saya dari Rawamangun juga sudah coba di beberapa bank, tapi nggak dapat juga. Dengar info ada penukaran di sini, langsung aja saya tukar walaupun harus ambil nomor antrean dan panas-panasan nggak apa-apa yang penting dapat buat lebaran," jelasnya.

BI memang menyediakan layanan penukaran uang receh baru untuk masyarakat dalam menyambut Lebaran. Setiap orang diizinkan menukar maksimal Rp 3,8 juta dengan pecahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000.

Untuk mempermudah masyarakat menukar, BI memiliki aplikasi PINTAR untuk penukaran. Dengan aplikasi ini maka masyarakat tak perlu lagi mengantre karena jadwal sudah ditetapkan.

Seperti Risa seorang warga Bekasi misalnya. Dia sengaja mendaftar di aplikasi PINTAR untuk penukaran uang. Dia merasakan kemudahan ketika menukar karena langsung masuk ke jalur prioritas.



Simak Video "Curahan Hati Inang-inang: Tahun Ini Sepi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT