BBM Industri Juni Naik 2-12%
Rabu, 31 Mei 2006 10:13 WIB
Jakarta - Mulai 1 Juni Pertamina akan memberlakukan harga baru untuk BBM industri, yang mengalami kenaikan bervariasi antara 2,3-12,9 persen.Kenaikan harga BBM tersebut disebabkan tingginya harga minyak dunia di pasar spot Singapura, dengan perhitungan harga Mid Oil Platts Singapore (MOPS) di kisaran US$ 70 per barel. "Kenaikan harga juga karena tingginya permintaan konsumsi BBM di pasar Asia," kata Kepala Divisi BBM Pertamina, Djaelani Sutomo, ketika dihubungi detikcom, Rabu (31/5/2006).Harga premium industri naik 12,9 persen dari Rp 5.469 menjadi Rp 6.174 per liter. Harga kerosin atau minyak tanah industri naik 9 persen dari Rp 5.664 menjadi Rp 6.181 per liter.Harga solar transportasi naik 9 persen dari Rp 5.763 menjadi Rp 6.288 per liter. Harga solar industri naik 9 persen dari Rp 5.512 menjadi Rp 6.014 per liter.Harga minyak diesel naik 8,7 persen dari Rp 5.326 menjadi Rp 5.788 per liter. Harga minyak bakar naik 2,3 persen dari Rp 3.661 menjadi Rp 3.745 per liter.Sementara untuk harga Pertamax dan Pertamax plus serta Pertamina Dex (High Speed Diesel/HSD) hingga saat ini Pertamina belum memutuskannya."Kita masih hitung kembali jumlah permintaannya, karena untuk Pertamax dan Pertamax plus selain disesuaikan dengan MOPS juga mengikuti permintaan di pasar," ujar Djaelani.
(ir/)











































