Masuk Kerja Saat Libur Nasional? Harusnya Dapat Upah Segini

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 04 Mei 2022 06:00 WIB
Ilustrasi THR Lebaran 2022
Foto: Dok.Detikcom
Jakarta -

Pemerintah menetapkan libur panjang hari raya Idul Fitri tanggal 2-3 Mei 2022, dan cuti bersama pada 29 April, dilanjutkan tanggal 4 sampai 6 Mei. Meski aturan libur nasional sudah diatur, beberapa karyawan nampaknya harus tetap ngantor karena tuntutan pekerjaan.

Pemerintah sebenarnya sudah mengeluarkan aturan terkait kompensasi untuk karyawan yang harus bekerja di hari libur nasional. Dikutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, aturan perhitungan upah kerja lembur pada hari libur nasional adalah sebagai berikut:

(1) Waktu kerja 6 hari kerja dan 40 jam seminggu:

- Jam pertama sampai dengan jam ketujuh dibayar dua kali upah sejam
- Jam kedelapan dibayar tiga kali upah sejam
- Jam kesembilan, kesepuluh dan kesebelas dibayar empat kali upah sejam

(2) Waktu kerja 5 hari kerja dan 40 jam seminggu:

- Jam pertama sampai dengan jam kedelapan dibayar dua kali upah sejam
- Jam kesembilan dibayar tiga kali upah sejam
- Jam kesepuluh, kesebelas, dan kedua belas dibayar empat kali upah sejam.

Contoh perhitungan upah lembur untuk karyawan yang bekerja di hari libur nasional

Seorang karyawan punya waktu kerja 40 jam selama 6 hari dalam seminggu. Gaji bulanan yang ia terima adalah Rp 4 juta. Jika ia harus bekerja di hari libur nasional, maka perhitungannya adalah:

(1) Hitung upah per jam

Rumus menghitung upah hari lembur per jam adalah upah bulanan/173. Angka 173 merupakan rata-rata jam kerja karyawan per bulan. Dengan menggunakan rumus tersebut maka perhitungannya adalah:
Rp 4.000.000/173 = Rp 23.121,387 per jam.

(2) Kalikan upah per jam dengan lama kerja lembur

Di hari libur nasional pekerja berhak mendapat 2 kali upah sejam untuk 7 jam pertama. dengan begitu maka perhitungannya adalah:
7 x 2 x Rp 23.121,387 = Rp 323.699,418.

Jadi, karyawan yang lembur di hari libur nasional selama 7 jam berhak mendapat kompensasi sebesar Rp 323.699,418 per hari.

(fdl/fdl)