Bank Dunia akan Bantu Menilai Kerusakan Gempa Yogya
Rabu, 31 Mei 2006 15:56 WIB
Jakarta -
Bank Dunia akan membantu pemerintah RI dalam membuat penilaian kerusakan dan kerugian gempa bumi di Yogyakarta untuk menetapkan kebutuhan rekonstruksi dan rehabilitasi.Pada tanggal 29 Mei 2006, pemerintah RI dan Bank Dunia mengadakan rapat dengan lebih dari 100 negara donor untuk memulai fase rekonstruksi.Pemerintah saat ini juga tengah menyusun laporan yang akan disampaikan pada pertemuan Consultative group for Indonesia (CGI) Juni mendatang.Bank Dunia sepakat untuk merelokasi bantuannya sebesar US$ 50-60 juta untuk rekonstruksi di Yogyakarta. Sumber lainnya termasuk hibah masih dibahas terutama untuk pembiayaan pembangunan rumah."Kami akan melakukan upaya yang terbaik untuk memastikan bahwa tersedia cukup dana untuk pemulihan dan rekonstruksi," ujar Direktur World Bank untuk Indonesia Andrew Steer dalam siaran pers Bank Dunia yang diterima detikcom, Rabu (31/5/2006).Melalui proyek-proyek yang berbasis komunitas seperti Program Pengembangan kecamatan dan Program Kemiskinan Perkotaan, telah ada sekitar 500 orang fasilitator profesional untuk membantu menyalurkan bantuan."Komunitas setempat di Yogyakarta dan Jawa Tengah merupakan yang terkuat di Indonesia, meskipun setelah terjadi tragedi yang dahsyat ini," papar Steer.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































