Minyak Goreng hingga BBM Mahal, April Inflasi 3,47%!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 09 Mei 2022 12:05 WIB
Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (3/5/2022), harga minyak goreng kemasan bermerek yang ada di beberapa minimarket di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, masih cukup mahal. Misalnya, harga minyak goreng ukuran 2 liter masih ada yang dihargai Rp 50 ribuan.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April 2022 sebesar 3,47% jika dibandingkan dengan April 2021. Sementara secara year to date, inflasi tercatat 2,15%.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan berdasarkan hasil pemantauan BPS di 90 kota pada April 2022 inflasi sebesar 0,95%. Terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 108,95 pada Maret 2022 menjadi 109,98 pada April 2022.

"Penyumbang inflasi utama pada April ini berasal dari komoditas minyak goreng, bensin, daging ayam ras, tarif angkutan udara serta ikan segar," katanya dalam jumpa pers virtual, Senin (9/5/2022).

Jika dilihat dari 90 kota yang dipantau BPS, semua kota mengalami inflasi dan inflasi tertinggi di Tanjung Pandan seebsar 2,58% dan inflasi terendah di Gunung Sitoli yang hanya 0,22%.

"Penyebab inflasi tinggi di Tanjung Pandan itu ya bersumber dari ikan krisi memberikan andil inflasi 0,37%. Diikuti minyak goreng andil inflasi tinggi 0,36% dan ikan ekor kuning juga berikan andil inflasi di Tanjung Pandan sebesar 0,20%," ujarnya.

Secara bulanan, inflasi April 0,95% ini kalau ditarik ke belakang merupakan angka tertinggi sejak Januari 2017. Saat itu inflasi bulanannya 0,97%.

"Sedangkan secara tahunan April ini 3,47% dan ini kalau ditarik ke belakang ini merupakan angka tertinggi sejak Agustus 2019 di mana saat itu ya pada Agustus 2019 terjadi inflasi 3,49%," tambahnya.



Simak Video "Inflasi Membengkak, Warga Sudan Kembali Turun ke Jalan"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)