Lengkap! Ini Layanan Jemaah Haji di RI dan Arab Saudi

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2022 12:33 WIB
Pelaksanaan haji di masa pandemi COVID-19 membuat para jemaah menunaikan ibadah haji dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti ini potretnya.
Potret Pelaksanaan Ibadah Haji/Foto: AP Photo/Amr Nabil
Jakarta -

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan layanan bagi jemaah haji. Proses finalisasi dikebut khususnya setelah adanya kepastian jumlah kuota jemaah haji Indonesia.

Waktu yang tersedia untuk finalisasi penyiapan layanan tidak banyak. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi baru mengumumkan kepastian kuota pada pertengahan April 2022 dan jemaah kloter pertama akan diberangkatkan pada 4 Juni 2022.

Layanan bagi jemaah haji terbagi dalam dua kategori besar yaitu layanan dalam negeri dan layanan di luar negeri (selama jemaah berada di Arab Saudi). Di dalam negeri, jemaah akan menerima sejumlah layanan mulai dari pemberkasan, hingga layanan keberangkatan dan kepulangan di asrama haji.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan saat ini pihaknya sedang memfinalisasi proses kontrak kerja sama dengan maskapai yang akan memberangkatkan dan memulangkan jemaah haji Indonesia. Ada dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

"Proses koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 dan pemerintah daerah juga terus dilakukan dalam proses persiapan penyelenggaraan haji tahun ini," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/5/2022).

Saat ini layanan asrama haji sedang dipersiapkan proses sterilisasi asrama yang akan digunakan untuk lokus pemberangkatan jemaah haji. Ada sejumlah layanan yang disiapkan antara lain fasilitas penginapan selama 1x24 jam, pemeriksaan akhir kesehatan, pemberian gelang identitas, pemberian paspor, pemberian living cost (uang saku), serta pemantapan manasik haji.

"Di asrama haji, jemaah sebelum berangkat akan mendapat layanan konsumsi tiga kali makan dan dua kali snack. Saat kembali ke tanah air, jemaah akan mendapat satu kali makanan ringan atau snack," terang Mujab.

Arab Saudi menetapkan kuota haji Indonesia tahun ini 100.051 yang terdiri atas 92.825 kuota jemaah haji reguler dan 7.226 kuota jemaah haji khusus. Mereka yang telah ditetapkan berhak berangkat, bisa segera melakukan konfirmasi keberangkatan ke bank tempat jemaah mendaftar.

"Jemaah haji reguler rencananya akan terbagi dalam 241 kloter dan diperkirakan akan diberangkatkan dalam 236 penerbangan, dengan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines," imbuhnya.

Simak juga video 'Kuota Hanya 50 Persen, Kemenag Sortir Jemaah Haji 2022':

[Gambas:Video 20detik]



Apa saja layanan haji di Arab Saudi? Cek halaman berikutnya.