Mengenal Program Affiliate Toko Online, yang Lagi Ramai di Medsos

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 15 Mei 2022 11:30 WIB
Ilustrasi belanja online
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Program affiliates ramai di media sosial. Banyak orang yang mengunggah kisah sukses mereka menjadi afiliator sebuah ecommerce ternama.

Dari video yang beredar itu, orang-orang tersebut berhasil meraup pendapatan tambahan hingga jutaan rupiah dari komisi tersebut.

Program affiliates ini adalah program yang diberikan kepada pengguna untuk bisa mendapatkan uang tambahan dari mempromosikan produk.

Para content creator ini bisa mempromosikan barang jualan di akun media sosial mereka. Seperti di YouTube, Instagram, TikTok, Twitter sampai Facebook.

Begini selengkapnya:

Shopee

Dikutip dari laman resmi Shopee disebutkan Shopee Affiliates Program ini akan memberikan keuntungan ketika bergabung. Mulai dari Komisi tetap dari 2,5% hingga 10% untuk produk Shopee Mall, Supermarket, Star+ & Star*.

"Lalu ada juga komisi ekstra hingga 100% dari penjual. Ada juga produk dan voucher gratis dengan mengikuti campaign Shopee," tulis aturan Shopee dikutip, Sabtu

Selanjutnya ada juga bonus Rp 1,85 juta untuk 1.200 pesanan pertama hingga komisi 20% dari Shopee Affiliates Team. Shopee menyebutkan syarat dan ketentuan berlaku. Batas komisi tetap per transaksi valid adalah Rp 10 ribu.

Tokopedia

Tak cuma Shopee, Tokopedia juga memiliki program Tokopedia Affiliate. Dengan program ini pengguna bisa meraup komisi jutaan rupiah dengan klik & share, tanpa minimum followers.

Tokopedia menawarkan komisi hingga 10% yang tertinggi di antara program affiliate lainnya. Tokopedia juga tak mensyaratkan minimal followers, cukup menjadi pengguna Tokopedia yang aktif di sosial media.

Dari program ini, pengguna bisa mempromosikan produk apa saja selama produk tergabung dalam Power Merchant (PM) dan Official Store (OS).

"Saat ini, platform Tokopedia Affiliate hanya memungkinkan kamu untuk mempromosikan produk, kamu belum bisa mempromosikan halaman toko, kategori, atau kampanye Tokopedia. Komisi yang kami tawarkan untuk saat ini adalah komisi untuk produk-produk di kategori fashion, rumah tangga, makanan & minuman, kecantikan, kesehatan, handphone & gadgets, dan ibu & bayi," tulisnya.



Simak Video "Terseret Kasus Trading Investasi, Doni Salmanan Diperiksa Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)