India Larang Ekspor Gandum, Mendag Jamin Stok Aman 3 Bulan ke Depan

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 17 Mei 2022 15:16 WIB
Mendag Muhammad Lutfi hadir rapat bersama Komisi VI DPR
Foto: Firda Cynthia Anggrainy/detikcom
Jakarta -

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan stok gandum di Indonesia aman untuk tiga bulan ke depan. Meskipun di tengah pelarangan ekspor gandum yang dilakukan oleh India.

"Sementara ini kita mempunyai stok 3 bulan ke depan secara ini aman. Habis tiga bulan ini baru kita bicarakan," kata Lutfi saat peluncuran program MigorRakyat di Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Lutfi mengungkap Indonesia sendiri memang mengimpor gandum sebanyak sepertiga kebutuhan dalam negeri dari India. Namun, di sisi lain, India juga tengah memprioritaskan kepentingan nasionalnya.

"Memang kita membeli seperti dari gandum di India. Ya ini masalah Internasional semua negara tengah memprioritaskan kepentingan nasional. Seperti kita juga yang tengah mementingkan kepentingan nasional. Jadi, kita mengerti apa yang mereka maksud. Mudah-mudahan ini tidak terlalu lama, semoga perdagangan internasional bisa berjalan dengan baik," lanjutnya.

Sebagai informasi, pemerintah India telah melarang ekspor gandum sejak Jumat (13/5) malam waktu setempat. Larangan itu dilakukan karena adanya gelombang panas yang berdampak pada pembatasan produksi dan menyebabkan harga gandum melonjak tinggi.

Ekspor gandum masih diizinkan jika perjanjian sudah diterbitkan sebelumnya dan hanya untuk negara yang masih membutuhkan bantuan guna ketahanan pangan.

Indonesia sendiri merupakan salah satu importir gandum dari India. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilihat Selasa (17/5/2022), impor biji gandum tanpa cangkang kode Harmonized System (HS) 10019912 dari India seberat 184,6 juta ton pada 2021, dengan nilai sebesar US$ 60 juta atau Rp 870 miliar (kurs Rp 14.500).

Sementara pada 2022, BPS mencatat impor gandum dari India mencapai 98,18 juta ton hingga Maret dengan nilai US$ 3,9 juta atau setara Rp 56,55 miliar.

India memang bukan negara pemasok gandum terbesar ke Indonesia, melainkan paling banyak berasal dari Australia. Selama 2020-2021, gandum asal Australia diekspor ke Indonesia sebesar AU$ 1,2 miliar atau Rp 12,2 triliun (kurs Rp 10.200).



Simak Video "Penggilingan Gandum Ukraina Beroperasi Lagi Setelah Ditinggal Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)