Pelanggan Berkurang Drastis, Netflix PHK 150 Karyawan

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 14:37 WIB
Netflix
Foto: Unsplash/Freestocks
Jakarta -

Netflix melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 150 karyawan di seluruh perusahaan. Pemangkasan dilakukan terhadap kurang dari 2% staf streamer yang jumlahnya 11.000 karyawan dan sebagian besar terjadi di Amerika Serikat (AS).

"Sayangnya kami melepaskan sekitar 150 karyawan hari ini, sebagian besar berbasis di AS," kata perwakilan perusahaan dikutip dari CNBC, Rabu (18/5/2022).

Perusahaan layanan streaming itu menyatakan alasan PHK karena perkembangan bisnis, di mana pendapatan perusahaan menurun sejalan dengan berkurangnya jumlah pelanggan. Saham perusahaan turun hampir 70% sejak Januari 2022.

"Seperti yang kami jelaskan tentang pendapatan, pertumbuhan pendapatan kami yang melambat berarti kami juga harus memperlambat pertumbuhan biaya kami sebagai perusahaan," jelasnya.

Sebelumnya diketahui Netflix kehilangan 200.000 pelanggan pada kuartal I-2022, jauh dari perkiraan penambahan 2,5 juta pelanggan. Penangguhan layanan di Rusia setelah invasi Ukraina mengakibatkan hilangnya 700.000 pelanggan.

Penurunan jumlah pelanggan salah satunya diduga karena ada penyebaran kata sandi pada akun berbayar yang ditawarkan perusahaan. Saat ini, Netflix mencatat ada 222 juta rumah tangga yang berlanggan dan 100 juta rumah tangga tambahan melalui layanan berbagi akun.

Co-CEO Netflix Reed Hastings mengatakan saat ini perusahaan sedang menjajaki tarif layanan streaming yang lebih murah kepada pelanggan dengan dukungan iklan. Harapannya bisa mendatangkan pelanggan baru setelah bertahun-tahun menolak iklan.

PHK Netflix merupakan bagian dari kontraksi pekerjaan yang lebih besar dalam industri teknologi. Beberapa perusahaan teknologi baru-baru ini juga mengumumkan pembekuan dan pemberhentian perekrutan termasuk perusahaan induk Facebook Meta, Amazon, Uber, dan Robinhood.

(aid/ara)