Sebelum Trading Kripto Pahami Bisnis Modelnya Dulu

dtv - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 12:36 WIB
Jakarta -

Investasi kripto memiliki resiko sangat tinggi, karena itu jangan pilih aset. Terbiasakan riset dan jangan percaya pom-pom atau rayuan orang lain.

"Kalau kita mau investasi jangan karena kita suka yang bawa (pemilik koin) jangan karena karena suka suatu figure, misal suka Elon Musk atau figur A,B,C," ujar Analisis Kripto, Angga Andinata dalam acara d'Mentor detikcom, Kamis (19/05/2022).

Angga mengatakan sebelum investasi kripto pastikan kegunaan atau keunggulan aset tersebut. Selain itu pastikan kalian memiliki skenario keluar lebih dahulu.

"Jadi belajar bisnis modelnya. Kemudian sebelum saya masuk ke dalam token-token yang sifatnya high risk seperti itu, kalau saya pribadi saya akan bikin tembok pertahanan saya dulu. Yang penting kalau kita mau investasi harus aman dulu, pilih yang aman dulu, jangan pilih yang volatile," kata Angga.

Angga menjelaskan kondisi kripto yang aman artinya koin yang resiko terkoreksi tidak sampai nol. Selain itu koin tersebut memiliki projek yang jelas dalam pengembangan bisnis-nya.

"Jadi misalkan bitcoin, ethereum itu enggak akan jadi nol, jadi kita aman. Kalau saya, hasil investasi kripto saya, trade kripto saya keuntungan-nya saya pindahkan ke bitcoin," tutupnya.

(ed/vys)