Ini Biang Kerok Susu Formula 'Rare' Sampai Bikin Emak-Emak di AS Panik

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 14:31 WIB
Empty shelves show a shortage of baby formula at a Walgreens store in San Antonio, Texas, U.S. May 10, 2022. REUTERS/Kaylee Greenlee Beal
Foto: REUTERS/Kaylee Greenlee Beal
Jakarta -

Amerika Serikat saat ini tengah mengalami kelangkaan susu formula. Joe Biden telah meminta dukungan darurat untuk mempercepat produksi susu bayi setelah lebih dari setengah stok susu formula hilang di rak-rak toko di negeri Paman Sam ini.

Dilansir dari Bloomberg, fenomena ini didasari atas kombinasi dua kejadian. Diawali dengan masalah jangka panjang yang berasal dari pandemi COVID-19 yang mengganggu rantai pasokan dan pengiriman barang dan menyebabkan kekurangan tenaga kerja yang mengganggu banyak industri.

Kemudian pasokan susu formula mulai turun pada bulan Februari, Ketika Abbott Laboratories mulai melakukan penarikan susu formula yang diproduksi oleh fasilitas Sturgis, Michigan, setelah menerima laporan infeksi bakteri pada beberapa bayi. Pabrik tersebut bertanggung jawab untuk memproduksi hingga 25% dari susu formula bayi nasional.

"Kami minta maaf kepada setiap keluarga yang telah kami kecewakan sejak penarikan sukarela kami memperburuk kekurangan susu formula bayi di negara ini," tulis CEO Abbott Laboratories, Robert Ford dalam op-ed yang diterbitkan di Washington Post, Sabtu (21/05/2022).

Ford menambahkan, Abbott percaya bahwa penarikan sukarela ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Empat bayi yang minum susu formula dari tanaman Michigan dirawat di rumah sakit karena infeksi bakteri. Dua bayi meninggal.

Tetapi pada bulan April, pejabat kesehatan federal mengatakan bahwa jenis bakteri yang ditemukan pada bayi tersebut tidak cocok dengan jenis yang ditemukan di fasilitas Abbott, dilansir dari CNBC News, Sabtu (21/05/2022).

"Namun, penyelidikan FDA memang menemukan bakteri di pabrik kami yang tidak akan kami toleransi. Saya memiliki ekspektasi tinggi terhadap perusahaan ini, dan kami gagal memenuhinya," tulis Ford.

Permintaan maaf itu datang beberapa jam setelah Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang Access to Baby Formula Act yang baru disahkan, yang bertujuan untuk memudahkan keluarga yang memenuhi syarat untuk program WIC federal untuk membeli susu formula. WIC secara resmi dikenal sebagai Program Nutrisi Tambahan Khusus untuk Wanita, Bayi, dan Anak.

Bersambung ke halaman selanjutnya.