ADVERTISEMENT

Survei Belanja Online saat Ramadan, Siapa e-Commerce Paling Unggul?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 24 Mei 2022 17:03 WIB
Ilustrasi Belanja Online
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Ramadan merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Maraknya kemeriahan serta antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam berbelanja online terlihat sejak momen menjelang Ramadan hingga Hari Raya Lebaran.

Hal ini menjadi momen penting bagi semua pemain e-commerce. Terlihat persaingan sengit antar e-commerce selama program Ramadan yang dihadirkan oleh setiap pemain, baik melalui ragam inovasi, fitur menarik, hingga promo terbaik.

Snapcart melakukan riset konsumen untuk mengetahui tren perilaku masyarakat dalam berbelanja online selama tiga bulan terakhir yang didalamnya meliputi bulan Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri. Riset ini dilakukan dengan metode online yang diikuti oleh 1.000 responden dari usia 20-35 tahun, yang tersebar di berbagai area Indonesia.

Dalam riset Snapcart terkait "Perilaku Belanja Online Masyarakat Selama bulan Ramadan" menunjukkan 77 persen konsumen di Indonesia mengaku Shopee merupakan merek yang paling diingat atau menjadi Top of Mind saat ingin berbelanja kebutuhan keluarga maupun individu selama masa persiapan hingga selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Posisi ini diikuti Tokopedia 18 persen dan Lazada empat persen. Situs belanja online lain yang juga disebut konsumen adalah Bukalapak, Blibli, dan JD.ID.

"Di bulan suci Ramadan, situs belanja online semakin diminati dan menarik perhatian masyarakat. Di antara tiga pemain e-commerce, Shopee terlihat paling aktif dalam memperkuat posisinya melalui berbagai program yang dihadirkan, seperti iklan, acara TV, live stream, video, promo, dan kolaborasi lainnya. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat yang menjadikan Shopee unggul dalam penilaian merek yang paling diingat selama bulan Ramadan dengan presentase yang cukup signifikan," kata Direktur Snapcart Indonesia Astrid Wiliandry, dalam hasil risetnya, Selasa, 24 Mei 2022.

Tren perilaku belanja online selama Ramadan

Ramadan banyak mengubah kecenderungan perilaku sebagian besar masyarakat Indonesia. Pada masa bulan puasa, justru banyak masyarakat Indonesia yang lebih aktif pada malam hari daripada siang hari. Perubahan perilaku ini juga terlihat dalam kebutuhan mereka dalam berbelanja online.

Hasil riset Snapcart menemukan 34 persen responden lebih suka berbelanja pada malam hari (antara pukul 18.00-24.00), diikuti 29 persen responden berbelanja pada siang hari (pukul 12.30-15.00), 15 persen responden suka berbelanja pas waktu ngabuburit (pukul 16.00-18.00) sambil menunggu waktu berbuka puasa, 14 persen responden mengaku lebih suka belanja pada pagi hari (pukul 09.00-11.00), dan delapan persen responden mengaku suka memanfaatkan waktu setelah sahur sambil menunggu subuh (pukul 03.00-06.00) untuk berbelanja online.

"Ini menarik. Dibandingkan pada bulan biasa, umumnya orang jarang belanja di malam hari," kata Astrid.

Tren perilaku belanja online juga dapat diamati melalui pilihan produk paling banyak dibeli selama Ramadan 2022. Riset Snapcart menunjukkan, fesyen dan aksesoris tetap menempati posisi paling tinggi 68 persen, diikuti sebanyak 49 persen responden membeli produk-produk makanan dan minuman untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari untuk sahur dan berbuka selama Ramadan.

Kemudian sebanyak 45 persen responden membeli produk kosmetik dan perawatan, sedangkan 31 persen responden lainnya mengaku membeli peralatan rumah tangga. "Ini sesuai dengan budaya Indonesia, Ramadan dan Lebaran identik dengan memakai baju baru. Produk fesyen dan aksesoris pun menjadi peringkat nomor satu," tambah Astrid.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT