ADVERTISEMENT

Marak Penyakit Mulut dan Kuku, Mobilisasi Sapi Bakalan Jadi Pilihan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 27 Mei 2022 07:36 WIB
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus meluas di Kabupaten Garut hingga dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Foto: Hakim Ghani
Jakarta -

Berbagai cara di lakukan untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menimpa hewan ternak. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan mobilisasi sapi bakalan lokal.

Upaya itu juga dilakukan oleh BUMN penyedia daging ternak, Berdikari-ID FOOD. Berbagai langkah taktis juga dilakukan demi menjaga harga dan stok sapi dengan mobilisasi sapi lokal.

Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara menyebutkan bahwa fokus Berdikari saat ini adalah melakukan mobilisasi sapi bakalan lokal dari peternak di wilayah Sumatera, Jawa Tengah hingga Sumbawa dan Nusa Tenggara Barat. Upaya itu telah dilakukan dari awal tahun 2022 pada triwulan 1.

"Mobilisasi ini bekerja sama langsung dengan sistem tol laut oleh Kementerian Perhubungan RI dan tentunya dalam mobilisasi ini sesuai dengan prosedur pengawasan lalu lintas hewan yang masuk maupun keluar melalui pintu-pintu pelabuhan oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian RI," tuturnya dikutip Senin (27/5/2022).

Menurut Harry, hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada 21 Mei lalu bahwa semua hewan yang keluar masuk ke pulau Jawa harus melalui pemeriksaan, di mana semua mobil yang mengangkut hewan terlebih dulu dilakukan desinfeksi. Kalaupun ada hewan yang bermasalah maka Kementan telah menyiapkan penanganan dan tempat instalasi karantina hewan.

Sementara itu, untuk mencukupi pasokan kebutuhan hewan hidup selama Hari Raya Idul Adha, Berdikari menyiapkan sapi, domba, dan kambing sehat. Sebab hewan-hewan ternak Berdikari juga telah diawasi dengan ketat oleh dokter hewan dan dinas terkait guna memastikan kesehatannya.

"Kami pastikan daging sapi domba dan kambing yang didistribusikan tersebut aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) karena sudah melalui proses pemeliharaan, pemeriksaan berkala dan pemotongan yang termonitor ketat sesuai standar biosecurity yang berlaku," tambahnya.

Untuk pastikan prosesi kurban dapat berjalan tetap khidmad, Berdikari sudah bekerjasama dengan sentra-sentra pemotongan hewan.



Simak Video "Ombudsman RI Temukan Kelalaian Terkait Pencegahan Wabah PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT