ADVERTISEMENT

Miliarder AS Gugat McD Gara-gara Babi Hamil, Ending-nya Begini

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Jumat, 27 Mei 2022 15:55 WIB
mengandung babi
Foto: global expandia
Jakarta -

Miliarder asal Amerika Serikat (AS), Carl Icahn yang menominasikan anggota dewan direksi McDonald's untuk menangani masalah penanganan babi hamil, telah dikalahkan dalam pemungutan suara. Hanya 1% pemegang saham yang memberikan suara mendukung nominasi yang diajukan Icahn.

McDonald's telah melawan tuntutan Icahn. Perusahaan ini mengatakan tuntutan Ichan tidak masuk akal.

Seperti diberitakan BBC, Jumat (27/5/2022), dengan dorongan dari putrinya yang penyayang binatang, terlebih Icahn sendiri yang kerap aktif menyuarakan kesejahteraan hewan, memprotes soal pasokan daging babi McDonald's yang berasal dari peternak atau produsen yang menempatkan babi hamil di peti kecil.

"Pada titik ini dalam karir saya, saya menganggap tanggung jawab saya untuk terlibat dalam aktivisme konstruktif untuk membantu memperbaiki ketidakadilan mencolok yang dilakukan banyak dewan direksi dan tim manajemen yang memimpin AS di perusahaan publik kelas atas," kata Icahn, bulan lalu.

Icahn membeli sekitar US$ 50.000 atau Rp 728 juta (kurs Rp14.561) saham McDonald's, dan meminta perusahaan untuk memenuhi janjinya pada 2012 untuk berhenti memesan daging babi dari produsen yang menempatkan babi hamil di peti kecil.

McDonald's mengatakan telah melakukan perubahan sejak janjinya pada 2012. Perusahaan menargetkan untuk mendapatkan 85% hingga 90% daging babinya dari produsen yang tidak menempatkan babi hamil pada peti kecil pada akhir tahun ini. Lalu, pada 2024 targetnya sudah 100%.

Pernyataan dari perusahaan itu lah yang membuat pemegang saham usulan dari Icahn.

"Tuan Icahn menggunakan masalah yang sempit dan kami telah menunjukan kemajuan terkait komitmen daging babi di McDonald's sejak 2012," kata McDonalds.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT