Mau Jadi Gubernur, Faisal Basri Tolak Jadi Anggota KPPU Lagi

Mau Jadi Gubernur, Faisal Basri Tolak Jadi Anggota KPPU Lagi

- detikFinance
Selasa, 06 Jun 2006 15:28 WIB
Jakarta - DPR memutuskan untuk mempertahankan 5 anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Namun dalam daftar itu, nama Faisal Basri tak muncul. Katanya, Faisal ingin menjadi gubernur! Hah?!"Faisal Basri menyatakan tidak siap karena dia ingin menjadi gubernur," canda Ketua Komisi VI DPR RI Didik J Rachbini dalam konferensi pers di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2006).Sayangnya, Didik tidak memberi penjelasan lebih lanjut soal Faisal Basri tersebut. Yang jelas, nama Faisal Basri memang pernah disebut-sebut sebuah partai untuk menjadi kandidat gubernur DKI Jakarta.Lebih Jauh Didik menjelaskan bahwa Komisi VI DPR RI siap melakukan fit and proper test calon anggota KPPU. Rencananya, fit and proper test akan digelar pada pekan ini. Namun karena rapat paripurna yang mengagendakan pembacaan surat dari Presiden batal dilakukan, maka fit and proper test akan digelar pada pekan depan."Surat presiden sudah disampaikan pada pimpinan DPR. Tapi belum dapat kita tindak lanjuti karena belum dibacakan di paripurna. Insya Allah minggu depan," ujar Didik.Menurut politisi dari FPAN ini, untuk menjaga kesinambungan kerja KPPU, rapat internal Komisi VI memutuskan untuk mempertahankan 5 anggota KPPU. Kelima anggota itu adalah Syamsul Maarif, Tadjudin Noer Said, M Iqbal, Erwin Syahril, dan Pande Radja Silalahi."Mereka itu sangat baik, sudah mendapatkan training dari luar negeri. Akademisnya juga baik. Karenanya akan terus kita lanjutkan," jelasnya.Didik menilai, KPPU sangat penting posisinya untuk mengawasi persaingan yang sehat di Indonesia. Karena selama ini ada beberapa perusahaan yang masih dimonopoli seperti sektor telekomunikasi yang hanya dikuasai oleh Telkom dan Indosat. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads