PLN Jamin Listrik Tak Byar Pet Saat Piala Dunia
Selasa, 06 Jun 2006 16:45 WIB
Jakarta - Para gibol alias penggila bola gibol tak perlu ketar-ketir akan mati lampu saat nonton pertandingan favoritnya. PT PLN (persero) menjamin pasokan listrik akan aman saat hajatan piala dunia digelar. Bener? Amannya pasokan listrik itu karena PLTU Cilacap Unit-1 (300 MW) yang telah beroperasi dan terhubung ke sistem Jawa Bali sejak 17 Januari 2006, telah melaksanakan percobaan (commissioning test). "Peranan yang sangat penting dari PLTU Cilacap ini memaksa pembangkit tersebut setelah selesai pelaksanaan percobaannya langsung dibebani penuh untuk membantu kebutuhan daya sistem Jawa Bali," jelas General Manager P3B Muldjo Adji dalam penjelasannya, Selasa (6/6/2006).Muldjo menjelaskan, pembangkit tersebut sempat bermasalah karena adanya pola pembebanan baru itu. Dan karena unit tersebut masih baru, pada tanggal 07 Mei 2006 telah ditemukan adanya kelainan pada sistem pelumasan turbin boiler feed pump yang menyebabkan Boiler Turbin Generator berhenti operasi. PLN pun melakukan investigasi dan mendinginkan turbin yang sempat memakan waktu cukup lama. Keseluruhan proses investigasi, pengiriman spare part, serta penyempurnaan sistem pembangkit, membutuhkan waktu sekitar 3 minggu.Dan akhirnya pada Sabtu, 3 Juni lalu, PLTU Cilacap Unit-1 telah dapat dioperasikan dengan beban penuh 300 MW.PLTU Cilacap Unit-2 saat ini sedang dilakukan uji coba turbin sampai putaran 3000 rpm dan diharapkan paling lambat pada pertengahan Juni 2006 sudah dapat sinkron dan menghasilkan tenaga listrik untuk sistem Jawa Bali.PLTU Tanjung Jati BSementara pembangkit baru PLTU Tanjung Jati B Unit-2 juga berhasil dioperasikan dan sinkron ke sistem Jawa Bali terhitung sejak siang ini. Realisasi sinkron Unit-2 ini lebih cepat dari rencana semula.PLN selanjutnya akan melaksanakan percobaan sekitar 2-3 bulan mendatang, sehingga pada bulan September/Oktober 2006 PLTU Tanjung Jati B Unit-2 sudah commercial operation. Beroperasinya Unit-2 tersebut menyusul pengoperasian Unit-1 PLTU Tanjung Jati B yang telah lebih dahulu sinkron pada 18 April 2006 yang lalu, dan telah melakukan sebagian percobaannya termasuk load rejection test 100% yang berhasil dilakukan pada 10 Mei 2006. Setelah itu Unit-1 diberhentikan untuk melakukan pemeriksaan semua komponen utamanya, dan pada Senin, 05 Juni 2006 telah dioperasikan kembali ke sistem Jawa Bali."Dengan beroperasinya 2 Unit PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Cilacap Unit-1 dan Unit-2, maka selama berlangsungnya Piala Dunia Sepakbola diharapkan ketersediaan pasokan tenaga listrik di sistem Jawa Bali dalam kondisi normal dengan cadangan lebih dari 600 MW," jamin Muldjo.
(qom/)











































