ADVERTISEMENT

Daftar Perusahaan Milik Elon Musk, Manusia Terkaya di Bumi

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Kamis, 02 Jun 2022 12:00 WIB
FILE - Tesla CEO Elon Musk attends the opening of the Tesla factory Berlin Brandenburg in Gruenheide, Germany on March 22, 2022. Musk says his deal to buy Twitter can’t ‘move forward’ unless the company shows public proof that less than 5% of the accounts on the platform are fake or spam. Musk made the comment in a reply to another user on Twitter early Tuesday, May 17, 2022. (Patrick Pleul/Pool Photo via AP, File)
Elon Musk/Foto: AP/Patrick Pleul
Jakarta -

Elon Musk adalah orang terkaya di dunia saat ini. Bahkan, saat ini dirinya menduduki posisi pertama dalam daftar miliarder terkaya di dunia tahun 2022 versi Forbes.

Dikutip dari Forbes, Kamis (2/6/2022) total kekayaan Elon Musk sebesar US$ 225,5 miliar atau setara lebih dari Rp 3.269 triliun (asumsi kurs Rp 14.500). Ia juga sempat menghebohkan publik pada April lalu. Pria berusia 50 tahun itu juga telah menambahkan portofolio bisnisnya, dengan mengakuisisi Twitter senilai US$ atau setara Rp 642 triliun.

Elon Musk memang dikenal sebagai CEO dari Tesla. Namun, selain Tesla Musk juga tentu memiliki sederet perusahaan yang menjadi sumber kekayaannya. Lalu, apa saja daftar perusahaan milik Elon Musk?

Daftar Perusahaan Milik Elon Musk

Dikutip dari laman Yahoo! Finance, berikut adalah daftar perusahaan milik Elon Musk:

Space X

Elon Musk mendirikan SpaceX pada Mei 2022. SpaceX adalah satu-satunya perusahaan swasta, yang mengembalikan pesawat ruang angkasa dari orbit rendah Bumi, dan juga membawa pulang pergi manusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Misi Musk membuat SpaceX adalah untuk membuat akses ke luar angkasa lebih cepat dan lebih murah. Sehingga, pada akhirnya ia bisa menciptakan koloni manusia di Mars. Hingga saat ini, SpaceX telah meluncurkan 144 roket dan pesawat ruang angkasa, 106 di antaranya telah berhasil mendarat di luar angkasa.

Tesla

Kepopuleran Elon Musk melonjak saat dirinya dikenal sebagai CEO Tesla sejak tahun 2008, meskipun dia bukan pendiri asli perusahaan kendaraan listrik dan energi bersih Amerika ini. Tesla Inc. didirikan pada Juli 2003 oleh Martin Eberhard dan Marc Tarpenning, yang memainkan peran aktif dalam pengembangan awal perusahaan sebelum keterlibatan Musk. Tesla adalah perusahaan otomotif nomor satu di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar hampir US$ 1,28 triliun per April 2022.

Dengan investasi sebesar $9,15 juta dalam putaran pendanaan Seri A pada Februari 2004, Musk menjadi pemegang saham mayoritas dan bergabung dengan dewan direksi Tesla sebagai ketua. Berdasarkan Forbes, Elon Musk memiliki 21% saham Tesla.Mobil pertama Tesla yang tersedia secara komersial, Roadster, diluncurkan pada tahun 2009 di bawah pengawasan Musk.

SolarCity

Solarcity adalah penyedia sistem tenaga surya terbesar kedua di AS pada tahun 2013. Sepupu Musk, Lyndon dan Peter Rive, telah mendirikan SolarCity pada tahun 2006. Konsep awal dan modal finansial untuk SolarCity itu, dibiayai oleh Musk.

Tesla telah mengakuisisi SolarCity pada 2016 seharga US$ 3,66 miliar, dan menggabungkannya dengan divisi produk penyimpanan energi baterai untuk menciptakan Tesla Energy.

The Boring Company

Elon Musk mendirikan The Boring Company, perusahaan konstruksi AS ini pada tahun 2016 untuk membangun terowongan. Proyek Boring Company, utamanya dirancang untuk sistem transit dalam kota untuk mengatasi tantangan lalu lintas, dan memfasilitasi transportasi. Musk menganggap proyek Boring Company adalah solusi terbaik untuk masalah lalu lintas.

Perusahaan Boring menyelesaikan terowongan di bawah Las Vegas Convention Center, pada awal 2021. Perluasan lebih lanjut dari sistem terowongan ini telah disetujui oleh pejabat setempat. Perusahaan ini telah mengumpulkan US$ 951 juta pada April 2022, dan sekarang bernilai hampir US$ 5,7 miliar.

Twitter

Elon Musk telah sepakat membeli Twitter senilai US$ 44 miliar pada 25 April 2022 lalu. Namun, Ia Twitter belum juga resmi jadi miliknya, karena masih harus melalui proses regulasi.

Selain itu, sempat juga ada drama pembelian Twitter oleh Elon Musk. Setelah Musk mengumumkan akan menangguhkan proses akuisisi, karena masalah akun palsu dan bot, Twitter kukuh ingin menyelesaikannya. Berdasarkan catatan detikcom, hal itu terungkap dari pernyataan resmi dewan direksi Twitter yang diberikan kepada CNN Business. Pernyataan tersebut menekankan ketentuan perjanjian akuisisi, dan sepertinya Twitter siap 'memaksa' Musk untuk menyelesaikan proses transaksi.

Neuralink Corporation

Musk juga merupakan salah satu pendiri dan pemilik Neuralink Corporation. Total investasi Musk di perusahaan telah melampaui US$ 511 juta pada tahun 2022. Neuralink Corporation adalah sebuah perusahaan neuroteknologi, yang mengembangkan mesin-otak yang dapat ditanamkan manusia.
Tujuan utama dibuatnya perusahaan ini adalah untuk membuat implan otak, yang akan membuat manusia menjadi sangat cerdas, menyembuhkan cedera otak traumatis, dan membiarkan orang lumpuh berjalan lagi.

OpenAI

Musk mendirikan OpenAI pada tahun 2015. OpenAl adalah sebuah perusahaan riset kecerdasan buatan (AI) nirlaba, yang bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan umum buatan. Sementara ia mengundurkan diri dari dewan pada tahun 2018, Musk terus menjadi pendonor dana utama. Pada 2019, OpenAI LP menerima investasi US$ 1,4 miliar dari Microsoft.

DeepMind Technologies

Musk dilaporkan telah banyak berinvestasi di DeepMind Technologies. yang sekarang dimiliki Google untuk tetap mendapat informasi tentang seberapa cepat teknologi berkembang. Perusahaan ini mengklaim ingin 'memecahkan kecerdasan'. dengan menggabungkan teknologi komputer dan ilmu saraf untuk menciptakan 'kecerdasan umum buatan'.

Nah, itu tadi daftar perusahaan yang dimiliki Elon Musk.

Lihat juga Video: Elon Musk Buka Suara soal Kasus Johnny Depp Vs Amber Heard

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT