ADVERTISEMENT

Bikin Geleng-geleng... 3 Orang Tajir Ini Bawa Hartanya Sampai Mati

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 03 Jun 2022 13:51 WIB
Roses in a cemetery with headstones in the background (faded retro effect)
Ilustrasi Pemakaman/Foto: Thinkstock
Jakarta -

Tidak sedikit orang yang tergila-gila dengan harta kekayaan. Bahkan ada sebagian di antara mereka yang masih tidak dapat melepaskan diri dari hasrat kepemilikan atas harta.

Saking sayangnya dengan harta, ada juga orang-orang di era modern yang dimakamkan dengan harta berupa uang, emas, atau barang mewah pribadi miliknya. Bahkan yang lebih mengejutkannya lagi, ada di antara mereka yang ingin dimakamkan bersama banyak uang dengan harapan bisa menyogok Tuhan.

Berikut sederet orang kaya yang meninggal sembari membawa harta kekayaannya ke liang kubur:

1. Tshekede Bufton Pitso

Tshekede Bufton Pitso, seorang politisi Afrika Selatan terkemuka telah dimakamkan di Mercedes kesayangannya seperti yang diminta. Pitso sendiri merupakan mantan pemimpin United Democratic Movement (UDM) di Eastern Cape.

Melansir dari The Guardian Nigeria News, diketahui bahwa keinginan terakhirnya adalah dimakamkan di Mercedes alih-alih peti mati konvensional. Lebih lanjut diketahui bahwa mendiang merupakan mantan pengusaha yang pernah banyak mengoleksi mobil Mercedes.

Namun, sayangnya kondisi keuangan sempat hancur dan memaksanya untuk menjual koleksi-koleksi mobilnya.

Kendati demikian dia berhasil membeli mobol Mercedes E500 bekas. Meski sudah rusak dan tidak bisa dikendarai, dia masih menikmati menghabiskan waktu di dalamnya dan mendengarkan radio mobil.

Dikatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan hal favoritnya dan dia bahkan mengatakan kepada keluarganya bahwa dia ingin dimakamkan di dalamnya ketika saatnya tiba.

2. Sheron Sukhdeo

Sheron Sukhdeo, miliarder asal Chaguanas, Trinidad and Tobago, menjadi korban penembakan orang tak dikenal. Sheron ditembak di depan rumah mertuanya, Minggu (1/4/2018) lalu dan meninggal setelah dirawat di Chaguanas District Hospital.

Jasad Sheron Sukhdeo dibaringkan di dalam peti berhias emas, bersama koleksi perhiasan yang juga terbuat dari emas. Seperti dikutip dari Metro.co.uk, perhiasan tersebut bernilai USD 100 ribu atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Jenazah Sheron Sukhdeo dipasangkan kalung-kalung emas besar nan panjang. Jari-jarinya pun tersemat cincin emas berukuran besar, dan di pergelangan tangannya berhias gelang.

Sepasang sepatu boots keluaran brand Timberland juga tampak 'menemani' jasad Sheron Sukhdeo yang dibaluti busana serba putih. Prosesi persemayaman dealer mobil dan agen real estat ini pun menarik perhatian publik.

Tidak sampai di situ, jenazah Sheron Sukhdeo juga dikawal dari upacara pemakamannya ke krematorium menggunakan mobil Bentley yang disebut-sebut bernilai USD 150 ribu atau sekitar Rp 2 miliar. Jenazah Sheron Sukhdeo juga disiramkan sampanye jenis Moet.

3. Charles Obong

Kisah kematian pejabat asal Uganda, Charles Obong sempat membuat heboh dikarenakan keinginannya yang tidak biasa yaitu ingin dikubur bersama uang tunai senilai US$ 55.000 atau setara Rp 791 juta (Kurs Rp 14.300).

Dikutip dari African News, Obong akan menggunakan uang yang dikubur bersama jasadnya tersebut untuk diberikan kepada Tuhan sebagai penebusan dosa-dosa duniawi semasa hidupnya.

Sebelum kematiannya, Obong yang sempat menjabat sebagai pejabat senior di Kementerian Pelayanan Publik selama satu dekade (2006-2016) ini membenarkan wasiat tersebut. Bahwa, istrinya harus menyimpan sejumlah uang di peti mati miliknya.

Menurutnya, uang tersebut akan diberikan kepada Tuhan pada Hari Penghakiman dengan harapan dosa-dosa yang telah dilakukan di masa hidupnya dapat diampuni.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT