ADVERTISEMENT

RI Genjot Layanan Keuangan Digital, Jangan Cuma Dirasakan Orang Kota!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 03 Jun 2022 18:34 WIB
Kesalahan Bisnis Online
Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis
Jakarta -

Digitalisasi saat ini menjadi salah satu program untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat di pedesaan.

Bank menjadi sektor yang bisa mendorong program digitalisasi di desa-desa. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengungkapkan bagi bank bjb ditunjuk untuk melaksanakan program digitalisasi nusantara khususnya pedesaan di seluruh Indonesia.

"Dalam program tersebut, bank bjb bersinergi dengan Kemendagri untuk penguatan penyelenggaraan pemerintahan di desa melalui pemanfaatan layanan yang diberikan oleh bank bjb, termasuk berkontribusi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan," kata dia, Jumat (3/6/2022).

Dia mengungkapkan bank akan membangun ekosistem digital desa di antaranya Single Account untuk rekening kas desa melalui Giro bank bjb untuk pengelolaan penerimaan (Dana Desa, Alokasi Dana desa, Dana Bagi Hasil, PAD Desa) dan belanja desa. Tidak hanya rekening kas desa, bank bjb juga melayani rekening Giro BUMdes untuk kegiatan opersional BUMDes dan penerimaan dana bantuan keuangan.

Selain itu, bank bjb mendukung program non tunai di Pemerintah Desa melalui integrasi aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dengan jaringan Internet Banking Corporate bank bjb serta membangun Smart Village melalui pengelolaan keuangan desa secara daring (online). QRIS bank bjb akan menjadi pilihan pembayaran non tunai BUMDes Koperasi Desa, Warung dan Merchant lainnya. BUMDes juga akan menjadi agen Laku Pandai dan Mitra PPOB.

"Bank bjb juga menyediakan Dana Pensiun aparat desa dan perangkat BUMdes sehingga mendapat jaminan di hari tua melalui DPLK bank bjb. Hal lain, terhadap pelaku UMKM di desa pun kami lakukan melalui program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) serta berbagai produk pembiayaan lainnya," ujar Yuddy.

Lebih jauh Yuddy berharap, melalui program tersebut pihaknya dapat memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan perekonomian di pedesaan. Menurutnya, uang yang berputar di satu desa bisa mencapai miliaran dan saat ini terdapat puluhan ribu desa.

"Kami berharap dapat berkontribusi mengoptimalkan pertumbuhan perekonomian di desa, mengingat Dana Desa tahun 2022 mencapai Rp 68 triliun yang tersebar di lebih dari 74.000 desa di seluruh Indonesia. Hal ini sejalan juga dengan misi kami untuk berkontribusi sebagai penggerak dan pendorong laju perekonomian daerah," jelasnya.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT