ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Startup Dilanda PHK, Hary Tanoe Sebut Masa Keemasan Berakhir

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Sabtu, 04 Jun 2022 12:15 WIB
Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe adalah seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo). Reno/detikcom.
Hary Tanoe/Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta -

Perusahaan rintisan atau startup belakangan jadi perbincangan hangat. Pasalnya beberapa startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya secara besar-besaran.

Merespon fenomena itu, salah satu pengusaha nasional, Hary Tanoesoedibjo mengatakan hari-hari keemasan startup sudah mulai berakhir.

"The golden days of startup are already over," kata Hary Tanoe dikutip dari Instagram resminya, Rabu (1/6/2022).

Hary Tanoe menjelaskan indikator bisnis yang sehat bisa dilihat dari kas atau kondisi keuangan yang positif.

"At the end of the day, healthy business must generate positive cashflow," jelasnya.

Startup sendiri biasanya disokong dana oleh investor. Dana tersebut lalu banyak digunakan untuk 'bakar uang' demi menggaet konsumen baru dengan cepat. Sayangnya, tak semua langkah tersebut berhasil.

Nah hal inilah yang membuat investor yang tadinya fokus pada daya tarik startup, tak mau lagi menambah investasinya. Kondisi ini mempengaruhi arus kas dan harus mengurangi pengeluaran antara lain adalah untuk biaya karyawan.

Menurut Hary Tanoe, ketika investor memberikan subsidi dana, seharusnya bisa menjadikan bisnis perusahaan semakin sehat seiring dengan meningkatnya pangsa pasar.

"Providing subsidies is only a means to gain market share which ultimately leads to a healthy business," ungkap pria yang akrab disapa HT tersebut.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT