ADVERTISEMENT

5 Negara yang Tak Pungut Pajak Penghasilan, Cocok buat Ditinggali?

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Jumat, 10 Jun 2022 20:30 WIB
Australia Kembali Melakukan Pemotongan Pajak Penghasilan dan Salurkan Bantuan Tunai
Negara tanpa pajak penghasilan/Foto: ABC Australia
Jakarta -

Beberapa negara di dunia ada yang menawarkan keuntungan finansial, karena tidak memungut pajak penghasilan. Apakah ada negara yang tidak memungut pajak? Ternyata ada negara tanpa pajak penghasilan lho!

Ada sejumlah negara tanpa beban pajak penghasilan, dan banyak di antaranya adalah negara yang sangat menyenangkan dan cocok untuk ditinggali. Namun, sejatinya memanfaatkan hidup di negara bebas pajak tidaklah semudah atau menyenangkan dari apa yang banyak dipikirkan, misalkan biaya hidup yang mahal.

Daftar Negara Tanpa Pajak Penghasilan

Dilansir dari laman Investopedia, Jumat (10/6/2022), berikut adalah negara tanpa pajak penghasilan:

1. Uni Emirat Arab (UEA)

Ada sejumlah negara minyak di Timur Tengah yang tidak memiliki pendapatan atau pajak perusahaan, salah satunya UEA. Pemerintahan dan ekonomi UEA memang relatif stabil. UEA memiliki ekonomi yang berkembang pesat dan lingkungan yang lebih multikultural, daripada mayoritas negara di Timur Tengah lainnya. Ini berarti, pilihan hiburan atau liburan yang luar biasa. Selain itu, ada juga fasilitas pendidikan yang sangat baik, dan populasi warganya bisa berbahasa Inggris dengan baik.

2. Bahama (The Bahamas)

Manfaat dengan tidak harus membayar pajak penghasilan di Bahama adalah bergantung pada tempat tinggal, bukan pada perolehan kewarganegaraan yang sebenarnya. Hal ini menjadikan Bahama salah satu negara, yang lebih mudah untuk mengakses kehidupan bebas pajak penghasilan.

Ada persyaratan tempat tinggal minimum untuk penduduk tetap, setidaknya 90 hari agar memenuhi syarat untuk keringanan pajak. Sementara, untuk para ekspatriat tidak boleh tinggal di negara lain selama lebih dari 183 hari. Ketika pulau-pulau Karibia pergi, Bahama adalah salah satu yang relatif lebih murah untuk ditinggali.

Secara keseluruhan, negara ini memiliki infrastruktur dan layanan yang baik. Banyak ekspatriat Amerika Serikat yang telah memilih Bahama untuk tempat pulang, saat masih melakukan perjalanan kembali ke AS untuk perawatan medis yang signifikan. Ibu Kota Bahama, Nassau, adalah kawasan wisata.

3. Bermuda

Bermuda adalah tujuan bebas pajak dari Karibia, yang bahkan lebih menarik daripada Bahama. Namun, Bermuda juga merupakan negara yang jauh lebih mahal untuk ditinggali. Lokasinya yang relatif terisolasi, menjadikan Bermuda sebagai salah satu tempat tinggal paling mahal di dunia Barat.

Bermuda tidak memiliki pajak penghasilan pribadi, tapi negara itu memungut pajak gaji pada employers dan pajak tanah pada pemilik rumah dan penyewa jangka panjang. Bermuda jauh lebih berkembang daripada kebanyakan pulau Karibia, dengan jalan raya dan transportasi umum yang sangat baik. Adanya pantai pasir merah muda yang terkenal hingga restoran kelas atas, membuat Bermuda dianggap sebagai salah satu negara paling indah dan menyenangkan di Karibia.

4. Monako

Monako telah lama dianggap sebagai salah satu tempat paling indah dan paling diinginkan untuk tinggal di Eropa. Terletak di French Riviera, Monaco menjadi tempat favorit orang kaya. Salah satunya adalah Grand Prix Monaco, dengan banyak apartemen yang disewakan seharga US$ 10.000 per malam.

Namun, satu kelemahannya adalah Monako juga merupakan salah satu tempat tinggal termahal di dunia. Mengakses lingkungan keuangan bebas pajak pendapatan di Monaco cepat, tapi tidak murah. Izin tinggal yang sah dapat diperoleh dalam waktu kurang dari tiga bulan, tetapi memerlukan penyetoran uang setidaknya 500.000 euro di bank Monaco.

5. Honorable Mention: Andorra

Terletak di pegunungan Pyrenees antara Prancis dan Spanyol, Andorra memiliki reputasi selama bertahun-tahun sebagai surga pajak, karena tidak mengenakan pajak penghasilan pribadi. Hal Itu berubah pada 2015, ketika negara itu memperkenalkan tarif pajak terukur yang dibatasi 10% untuk individu, yang menghasilkan lebih dari 40.000 euro setiap tahun.

Dibandingkan dengan tarif pajak penghasilan pribadi di negara lain, tarif Andorra yang rendah mungkin menjadikannya pilihan yang menarik untuk ditinggali. Lokasi pegunungan Andorra menjadikannya tempat yang indah, bagi para pemain ski dan pendaki gunung. Kehidupan di Andorra juga relatif tenang dan santai. Sesuai dengan sikapnya yang ramah pajak, Andorra memiliki salah satu industri offshore banking, yang paling berkembang dengan baik di dunia.

Demikian informasi daftar negara tanpa pajak penghasilan. Detikers, tertarik untuk tinggal di salah satu negara tersebut?

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT