Hit Masih Mejeng di Swalayan

Ditarik dari Peredaran

Hit Masih Mejeng di Swalayan

- detikFinance
Kamis, 08 Jun 2006 17:26 WIB
Hit Masih Mejeng di Swalayan
Jakarta - Produk obat nyamuk merek Hit 2,1 A dan Hit 17L harus ditarik dari peredaran karena mengandung zat berbahaya. Namun ternyata sebagian pasar swalayan masih memajang produk itu. Konsumen pun banyak yang tidak tahu.Misalnya saja Hero Supermarket di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (8/6/2006) pukul 17.00 WIB, seluruh produk Hit masih rapi tersusun di rak.Produk Hit yang terpampang masih lengkap bahkan ada tulisan yang berbau promosi 'Bebas minyak tanah dan aerosol'. Seorang ibu muda terlihat tengah memilih-milih produk obat nyamuk di rak tersebut. Saat ditanya detikcom apakah sudah tahu perihal penarikan Hit, ibu tersebut malah kaget. "Oh saya ngga tahu. Saya memang kadang pake Hit," tutur wanita tersebut.Sementara di Supermarket Alfa, Pasar Minggu, sejak sore ini sudah menarik produk Hit. Produk-produk itu tengah dimasukkan dalam 8 dus oleh karyawan Alfa. Supervisor Alfa, Asbih, mengatakan semua produk Hit tanpa kecuali akan ditarik termasuk bakar dan elektrik. "Kebijakan kita semuanya ditarik dulu, meskipun yang berbahaya hanya semprot saja," ujar dia. Asbih menceritakan, kasus serupa pernah terjadi pada produk obat nyamuk jenis Baygon. Namun setelah zat kimia yang berbahaya tidak ditemukan lagi maka Baygon kini sudah boleh dipasarkan lagi. Dia mengaku pemberitahuan untuk menarik produk Hit diterimanya pada siang tadi dari manajemen Alfa.Di hipermarket Carrefour Ratu Plasa, Jalan Sudirman, produk Hit jenis semprot sudah tidak ada. "Tadi belum lama baru saja ditarik sekitar jam 3-an," kata seorang petugas bernama Atun.Di rak itu, yang terpampang hanya jenis elektrik cair dan tablet. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads