BP Migas: Lapindo Harus Tanggung Jawab

BP Migas: Lapindo Harus Tanggung Jawab

- detikFinance
Kamis, 08 Jun 2006 17:45 WIB
Jakarta - PT Lapindo Brantas harus bertanggung jawab berkaitan dengan munculnya semburan lumpur panas di Sidoarjo. Namun BP Migas belum menyebut sanksi untuk Lapindo."Lapindo sendiri punya tanggung jawab sebagai operator dalam kegiatan ini. Kita lihat nanti pertanggungjawabannya bagaimana," kata Deputi Ketua BP Migas Bangun Usman Harahap kepada wartawan di Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (8/6/2006).Semburan lumpur panas di Sidoarjo sendiri diduga berkaitan dengan aktivitas vulkanik. Namun perlu ada penelitian lebih lanjut oleh Badan Geologi."Informasi yang kita dapat, semburan lumpur panas itu terkait dengan peristiwa vulkano. Tapi itu baru informasi awal. Makanya harus dilakukan penelitian lebih mendalam oleh Badan Geologi," tambah Bangun.Ia mengaku BP Migas tidak bisa melakukan penelitian untuk mencari sumbernya karena tidak punya sumber dayanya."Kita akan berupaya dan berbicara kepada Lapindo dengan berintegrasi dengan BP Migas dan pemda, termasuk Jasa Marga yang terkena dampaknya," kata Bangun.Ia menambahkan, Lapindo sebagai pelaksana operasi dalam melaksanakan kegiatannya belum menyentuh titik kedalaman pengeboran gas. "Kalau tidak salah kedalamannya 3.500 meter, itu kurang 500 meter lagi," katanya.Bangun meminta semua pihak menjelaskan secara teknis dan ilmiah agar masyarakat sekitar mengetahui secara persis kejadian ini. "Tidak mungkin dari sisi Lapindo sendiri atasi masalah ini," urainya.Bangun juga meminta semua pihak berhati-hati mengatakan kebocoran pipa gas milik Lapindo Berantas sebagai force majeur. Pasalnya, hal ini akan mempersulit proses klaim ganti rugi akibat kebocoran itu kepada pihak asuransi. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads