ADVERTISEMENT

Vaksin Mendarat, Vaksinasi PMK Dikebut Sambut Idul Adha

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 13 Jun 2022 18:15 WIB
Pemeriksaan sapi di kelompok ternak sapi Sidodadi, Pedukuhan Krajan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Rabu (8/6/2022).
Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Jakarta -

Kementerian Pertanian mengumumkan vaksinasi untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), akan dimulai besok secara nasional tepatnya 14 Juni 2022.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri mengatakan vaksinasi itu dilakukan sesuai dengan peta sebaran wilayah di mana penyakit mulut dan kuku. Vaksinasi ini akan bekerja sama dengan posko-posko tanggap darurat di daerah.

"Vaksin akan prioritaskan kepada hewan sehat dan berisiko tinggi tertular yang berada di sumber pembibitan ternak, peternak sapi perah milik rakyat, koperasi susu, an peternak sapi potong," ujarnya dalam konferensi pers di YouTube Kementan, Senin (13/6/2022).

Pemerintah juga mengatakan akan membuat vaksin lokal yang ditargetkan bisa selesai pada akhir Agustus 2022. Untuk itu, Kuntoro menerangkan agar masyarakat tidak panik akan virus PMK dan soal ketersediaan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha.

"Kami memastikan ketersediaan hewan kurban, baik sapi, kambing, dan domba, dalam kondisi cukup. Hal ini mengacu pada jumlah kebutuhan hewan kurban tahun lalu yang mencapai 1,5 juta ekor," ujarnya.

Meskipun dalam kondisi wabah penyakit mulut dan kuku, pemerintah berkeyakinan stok hewan kurban saat ini mampu memenuhi kebutuhan kurban pada Idul Adha nanti.

"Kami menekankan bahwa PMK ini tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dan fakta di lapangan menunjukan bahwa pmk dapat disembuhkan," ungkap Kuntoro.

Berdasarkan aplikasi siagapmk.id yang bersumber dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (Isikhnas) dan dilengkapi dengan laporan dari pemerintah daerah terkait pekembangan PMK di indonesia, PMK tercatat menyebar di 18 provinsi dan 180 kabupaten.

Kemudian, dari data siagapmk.id per hari ini (13 Juni 2022, pukul 12.00 WIB.red) jumlah hewan sakit sebanyak 150.630 ekor, jumlah hewan yang sembuh sebanyak 39.887 ekor, jumlah hewan potong bersyarat sebanyak 893 ekor sementara jumlah hewan mati sebanyak 695 ekor.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT