Impor BBM Juli di Bawah 8,5 Juta Barel

Impor BBM Juli di Bawah 8,5 Juta Barel

- detikFinance
Jumat, 09 Jun 2006 13:55 WIB
Jakarta - Pertamina memperkirakan impor BBM untuk bulan Juli 2006 di bawah 8,5 juta barel. Sedangkan impor untuk bulan Juni yang telah masuk sebanyak 40 persen dari 8,5 juta barel."Tampaknya impor bulan Juli di bawah 8,5 juta barel karena stok mulai bagus dan kembali normal," kata Kepala Divisi BBM Pertamina, Djaelani Sutomo di Gedung Pusat Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (9/6/2006).Djaelani memastikan, untuk bulan depan tidak ada tambahan impor BBM dibanding bulan Juni, karena kebutuhan untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga tidak meningkat.Sedangkan untuk bulan ini BBM domestik masih normal dan belum ada lonjakan kenaikan permintaan. "Stok BBM bulan ini relatif aman karena 40 persen dari 8,5 juta barel minyak impor sudah masuk," katanya.Mengenai kelangkaan minyak tanah yang terjadi di Palangkaraya, menurut Djaelani, lebih disebabkan adanya penambahan konsumen dari nelayan yang membeli minyak tanah bersubsidi."Nelayan pakai yang bersubsidi, jadi agak sulit, dan kita juga tidak bisa hitung mereka pakai berapa," ujarnya.Menurut Djaelani pasokan minyak di tanah di Palangkaraya tidak pernah kurang. "Hanya saja tiap hari dilepas tersedot keluar, sedangkan kita mengeluarkannya sesuai ketentuan yang ada," tukasnya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads