ADVERTISEMENT

Revlon Mau Bangkrut, Begini Sejarah Perusahaannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2022 13:03 WIB
2. Revlon PhotoReady Airbrush Effect Makeup
Untuk wajah yang terlihat mulus, kenakan pula foundation HD. Seperti alas bedak berikut ini yang juga menjanjikan efek airbrush. Riasan tersebut dihadirkan dengan formula teknologi Light-Filtering yang akan membantu menampilkan wajah tanpa pori dan bercahaya. Item seharga Rp 171 ribuan itu pun menyediakan 12 varian warna sehingga mudah disesuaikan dengan kulit Anda.
Revlon Mau Bangkrut/Foto: ist
Jakarta -

Produsen kosmetik asal Amerika Serikat (AS), Revlon mengajukan kebangkrutan ke pengadilan. Dikatakan bahwa Revlon saat ini tengah disandung masalah terkait gangguan rantai pasokan yang mendorong kenaikan biaya bahan baku, serta vendor yang menuntut pembayaran di muka.

Dikenal dengan cat kuku dan lipstiknya, perusahaan berusia 90 tahun ini dalam beberapa tahun terakhir telah kehilangan ruang di rak toko-toko karena startup yang didukung oleh selebriti seperti Kylie Cosmetics dari Kylie Jenner dan Fenty Beauty dari Rihanna.

Dalam pengajuan kebangkrutannya, Revlon mengatakan gangguan rantai pasokan di musim semi mendorong persaingan ketat untuk bahan-bahan yang digunakan untuk membuat produknya. Pada saat yang sama, vendor menuntut pembayaran sebelum pesanan baru dilakukan, selain itu kekurangan tenaga kerja dan inflasi memperburuk situasi.

"Dengan kekurangan bahan yang diperlukan di seluruh perusahaan, persaingan untuk bahan yang tersedia sangat ketat," kata Kepala Restrukturisasi Revlon, Robert Caruso, mengutip , Jumat (17/6/2022).

Baru saja mengajukan kebangkrutan, gimana sih sejarah perusahaan berusia 90 tahun ini?

Perusahaan ini bermula dari sebuah salon kecantikan yang didirikan oleh Elizabeth Arden pada 1910. Arden sendiri merupakan sosok pertama di industri kosmetik yang melatih dan mengirim tim demonstran keliling dan berjualan.

Dengan kata lain Arden merupakan pebisnis di bidang kosmetik pertama yang menggunakan sales dalam penjualan produknya. Selain itu Elizabeth Arden adalah orang pertama yang menggunakan humas pribadi dan mempekerjakan kolumnis Hollywood Hedda Hopper untuk mewakili dirinya dan perusahaan.

Berkat itu kepopuleran produk-produknya kian merambah di tengah masyarakat. Hingga akhirnya pada 1921, Salon Elizabeth Arden beserta produknya berkembang secara internasional (London, Paris dan Nice).

Barulah pada 1932, perusahaan Revlon ini didirikan. Perusahaan ini dibangun oleh Saudara Charles dan Joseph Revson dan Charles Lachman atas salon Elizabeth Arden. Sejak saat itu perusahaan kecantikan ini kian berkembang, hingga akhirnya pada 2022 Revlon mengajukan kebangkrutan.

Lihat juga video 'Menjajal Lipstik Kesayangan Gal Gadot si Wonder Woman':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT