ADVERTISEMENT

Sandiaga Targetkan Wisata Halal RI Nomor 1 di Dunia

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 19 Jun 2022 18:30 WIB
Sandiaga Uno saat kunjungan kerja di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Tahun ini Indonesia menduduki peringkat dua sebagai negara pariwisata halal setelah sebelumnya berada di posisi ke-4. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mencanangkan akan melakukan peningkatan ekonomi pariwisata halal di indeks 75% dengan mengincar posisi nomor satu di dunia.

Hal ini disampaikan dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Mall Asia Plaza, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (18/6/2022).

"Pada tahun ini Indonesia naik dua peringkat sebagai pariwisata halal yang sekarang nomor dua di dunia setelah Malaysia. Ini merupakan hasil dukungan kita dengan konsep tambahan layanan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," ujar Sandi.

Sandiaga Uno mengaku akan meningkatkan ekonomi pariwisata halal di indeks 75 persen. Hal ini diharapkan dapat menjadikan pariwisata Indonesia menjadi nomor satu di dunia.

"Kita dalam proses memperbaiki ekosistem pariwisata halal dan saya mencanangkan 2025 indeks naik di 75 persen, sehingga kita mudah-mudahan menjadi mengungguli menjadi nomor satu di dunia," tutur Sandi.

Sebagai tambahan informasi, AKI ini digelar dalam rangka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Ini adalah upaya kita untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19," ujar Sandi.

Dalam acara tersebut, juga akan ada pemilihan salah satu finalis per kota untuk mengikuti pameran Nasional di pekan puncak AKI 2022.

"Saya harapkan dari acara ini akan hadir juara-juara produk UMKM ekonomi kreatif kita yang bisa mendunia. Dengan peningkatan penghasilan dari pada UMKM yang sudah masuk kedalam era digitalisasi," ujarnya.



Simak Video "Pujian Influencer Dubai Khalid Al Ameri soal Wisata Halal Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT