Tol Laut Jokowi Bikin Harga Sembako Turun di Indonesia Timur, Ini Buktinya

ADVERTISEMENT

Tol Laut Jokowi Bikin Harga Sembako Turun di Indonesia Timur, Ini Buktinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 21 Jun 2022 13:45 WIB
Program Tol Laut digulirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memangkas disparitas harga antara wilayah Barat dan Timur Indonesia, sekaligus mempercepat pembangunan di kawasan timur Indonesia dan pulau-pulau terluar. Program yang berlangsung sejak 2015 ini sukses menekan harga barang di beberapa daerah hingga 40%.
Tol Laut Kemenhub/Foto: Pool/Kemenhub
Jakarta -

Harga bahan pokok di wilayah Indonesia bagian timur seperti Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara turun imbas Program Tol Laut yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tol Laut dijalankan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Mugen S Sartoto menyebutkan selain mampu memasarkan produk lokal, keberadaan Tol Laut di Tidore Kepulauan juga telah berhasil menurunkan harga bahan pokok penting atau Bapokting.

"Berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Tidore keberadaan Tol Laut telah berhasil menurunkan harga," kata dia dalam keterangan tertulis, ditulis Selasa (21/6/2022).

Capt Mugen mengungkapkan, harga barang terutama bahan pokok penting (Bapokting) yang diambil dari agen pengguna Tol Laut harganya lebih murah dibanding harga barang yang pendistribusiannya tidak menggunakan Tol Laut.

"Karena biaya kirim Tol Laut itu disubsidi oleh pemerintah sehingga biayanya jadi lebih murah makanya para agen dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih murah juga," ujar Capt Mugen.

Sebagai contoh harga beras medium yang pengirimannya menggunakan Tol Laut dijual dengan harga Rp 9.500/kg, sementara yang pengirimannya tidak menggunakan Tol Laut dijual dengan harga Rp 10.000/kg.

Kemudian, tepung terigu dijual Rp 10.000/kg (tol laut), sementara pedagang non Tol Laut menjual dengan harga Rp 15.000. Gula Pasir jualnya Rp 15.000, non tol laut Rp 16.000, air mineral 600 mili per karton Rp 45.000, non tol laut dijual Rp 55.000 per karton.

"Berdasarkan informasi Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Tidore hampir semua barang bahan pokok dikirim dengan Tol laut dari Surabaya, misalnya beras, minyak goreng, gula, bawang merah dan barang penting seperti Semen, Keramik, Cat, Baja Ringan dan barang penting lainnya," jelas dia.

Simak Video: Menhub: Pergerakan Tol Laut Naik 70% Selama Sebulan Terakhir

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT